Dongkrak Daya Saing Produk Lokal

Pemkab Bangkalan Fasilitasi Sertifikat Halal Gratis Ratusan Pelaku IKM

surabayapagi.com
Pj Bupati Bangkalan saat menyerahkan Sertifikasi Halal dan TKDN-IK untuk para pelaku IKM. SP/ BGK

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai langkah meningkatkan daya saing produk-produk lokal di wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat turut memfasilitasi sertifikat halal gratis ke ratusan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Penjabat Bupati Bangkalan Arief M Edie mengungkap jika bantuan fasilitasi penerbitan sertifikat halal ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Bangkalan dengan Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Pasar Kamal Bangkalan Kebanjiran hingga 2 Meter

"Ada 100 IKM yang saat ini sudah mengantongi sertifikat halal dan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam berupaya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya, umat (20/12/2024).

Selain menerbitkan sertifikat halal bagi IKM, Pemkab Bangkalan juga memfasilitasi pengurusan sertifikat TKDN-IK (Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil). Selain itu, Pemkab Bangkalan juga membantu memfasilitasi penerbitan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual berupa Tanda Daftar Sertifikat Merek pada 150 IKM.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong IKM dan UKM Tembus Pasar Global

"Untuk sertifikasi TKDN-IK ini ada 200 produk IKM yang telah mengantongi sertifikat. Kami berkepentingan membantu pengurusan sertifikat usaha warga Bangkalan ini, karena dampaknya pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelas Arief.

Sementara itu, berdasarkan catatan Pemkab Bangkalan, hingga 15 Desember 2024, sebanyak 229 produk IKM di Bangkalan telah memperoleh sertifikasi halal, 150 produk mendapatkan sertifikasi TKDN-IK, dan 170 IKM sudah terdaftar dengan merek resmi.

Baca juga: Indahnya Bukit Pelalangan Arosbaya, Bernuansa Ala Antelope Canyon yang Fotogenik

"Jumlah IKM yang terdaftar di Kabupaten Bangkalan sebanyak 1.513 IKM, dengan rincian 894 IKM sektor agro dan 619 IKM non-agro. Karena itu, kami terus mendorong agar IKM di Bangkalan lebih maju, terutama dari segi legalitas produk yang dapat meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen," kata Penjabat Bupati Bangkalan Arief M Edie.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran IKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan perkembangan sektor IKM, peluang lapangan pekerjaan akan terbuka, sehingga dapat membantu menekan angka pengangguran di Bangkalan, sekaligus memperkenalkan produk unggulan Bangkalan. bg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru