SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mulai menyiapkan lahan pemakaman umum baru dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,1 miliar untuk pembelian lahan seluas 1,8 hektare melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) setempat.
Pasalnya, diketahui saat ini, sedikitnya empat kelurahan di pusat kota Ngawi mengalami krisis lahan makam karena kapasitas yang tersedia hampir penuh. Sedangkan untuk proses pembelian lahan telah selesai dilakukan dan saat ini tinggal menunggu penyelesaian administrasi berupa sertifikasi tanah.
“Pembelian lahan sudah selesai. Saat ini kami sedang menyelesaikan proses sertifikasi sebelum masuk ke tahap penataan dan pembangunan sarana pendukung,” jelas Kepala Bidang Perumahan Rakyat DPRKP Ngawi, Wahyudi Puruhita, Kamis (04/06/2027).
Setelah proses sertifikasi rampung, pemerintah daerah akan melanjutkan pekerjaan pematangan lahan, pembangunan pagar pembatas, serta akses jalan menuju lokasi pemakaman. Untuk pekerjaan tersebut diperkirakan dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp1 miliar.
Nantinya, untuk lahan pemakaman baru tersebut berada di wilayah Kelurahan Margomulyo dan direncanakan dapat mulai dimanfaatkan oleh masyarakat pada tahun depan. Keberadaan tempat pemakaman umum baru ini diprioritaskan untuk melayani kebutuhan warga di wilayah perkotaan, khususnya masyarakat Kelurahan Ketanggi, Margomulyo, Pelem, dan Karangtengah yang saat ini mengalami keterbatasan lahan pemakaman. “Kami menargetkan proses penataan dapat segera dilakukan sehingga pada tahun depan lahan pemakaman ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dengan penambahan lahan pemakaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap kebutuhan masyarakat akan fasilitas pemakaman dapat terpenuhi sekaligus mengantisipasi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan pada masa mendatang. ng-01/dsy
Editor : Redaksi