Sambut Imlek 2025, Tahun Ular Kayu di Pasar Atom

Rayakan Imlek dengan Suka Cita, Omset Naik Hingga 60 Persen

surabayapagi.com
Suasana Pasar Atom Surabaya, Jumat (17/1/2025), semarak dengan pernak-pernik Imlek 2025 yang memasuki tahun Ular Kayu. Pembeli memburu amplop angpao dan lampion.. SP/Arlana

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski kurang lebih dalam sepekan, akan merayakan Tahun Baru Imlek 2025, namun, suasana menyambut Tahun Baru Ular Kayu, terlihat terasa di Pasar Atom Surabaya, Jumat (17/1/2025).

Setidaknya, pusat dan pasar perbelanjaan yang dikenal sebagai pusat pedagang keturunan Tionghoa yang dikenal sejak tahun 1990an itu, sudah merah menyala dengan ornamen khas Imlek.

Baca juga: PT Bank Danamon Indonesia Tbk Kembali Gelar  Chinese New Year Dinner bersama Nasabah

Dari pantauan Surabaya Pagi, Jumat (17/1/2025) siang, pernak-pernik yang menjual ornamen Imlek seperti lampion, hingga angpao, ramai diburu pembeli.

"Yang paling diburu jelang Imlek tahun ini adalah angpao. Tahun ini masuk Tahun Ular Kayu. Banyak yang cari, disini modelnya macam-macam. Harga mulai Rp 4.000 hingga Rp 25.000 per angpao," kata salah satu pedagang di Pasar Atom Surabaya.

Jelang Imlek tahun 2025 ini, omset dagangannya meningkat hingga tiga kali lipat dari pendapatan hari biasanya.

"Biasanya kita itu harian hanya Rp 10 jutaan per hari, kini jelang Imlek,  sudah capai Rp 30 jutaan. Apalagi kalau weekend, Jumat dan Sabtu. Wah ramai banget. Banyak pengunjung Tionghoa yang berburu pernak-pernik imlek," lanjut pedagang yang meminta namanya tidak dikorankan.

Baca juga: Kota Madiun Panen 672 Ton Sampah Selama Libur Isra Mi’raj-Imlek 2025

Hal senada juga dialami Sujani, pedagang pernak-pernik Imlek yang mau blak-blakan jelang Imlek 2025 ini. Bahkan, Imlek di tahun Ular Kayu ini, omset penjualannya naik hingga 60 persen. "Puji Tuhan, Tahun ini naik capai 60 persen. Karena sudah tidak ada Covid. Sudah selesai. Semua bisa merayakan Imlek dengan suka cita," kata Sujani, wanita berusia 60 tahunan ini.

Pernak-pernik yang paling sering diburu adalah angpao dan lampion. Terutama pernak-pernik dengan gambar ular kayu yang menjadi shio pada tahun ini. 

"Setiap tahun kami menambah pernak-pernik. Nambah item baru. Tahun ini ular, dijadikan pernak-pernik," ungkap dia. 

Baca juga: Lippo Plaza Sidoarjo Rayakan Imlek 2025 dengan Barongsai dan Berbagai Atraksi Menarik

Ia mengungkap, angpao sering diburu karena item tersebut digunakan untuk memberi hadia dalam tradisi Imlek. Sementara lampion banyak diburu hotel hingga restauran untuk hiasan. "Lampion juga banyak sekali (yang membeli). Banyak pesanan dari mall, restoran, hotel," jelas dia. 

Selain menjual di wilayah Surabaya, Sujani bahkan melayani pembelian luar kota. Bahkan, pelangggannya juga banuak dari wilayah Indonesia Timur. byb/ril

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru