Bahas Tenaga Kerja LPK Angkasa Nusantara Hearing dengan Komisi D

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Demi  mengurangi angka pengangguran serta menyiap lulusan tenaga terampil yang berkualitas di bidang penerbangan dan transportasi, Lembaga Pendidikan dan Penyaluran Kerja (LPK) Angkasa Nusantara Indonesia memenuhi kegiatan hearing bersama Komisi D DPRD Sidoarjo. Kamis (20/2).

Dengar pendapat yang berlangsung di ruang rapat komisi ini dihadiri oleh Ketua Komisi Damroni Cudhori bersama beberapa anggota anggota  DPRD.

Baca juga: Ketua IKBA Untag Kusumo Adi Nugroho Dorong Alumni Berdaya Saing Tingkat Internasional

Hadir pula Kadin Tenaga Kerja, Ainun Amaliyah, Kabid Kebudayaan, Sukartini dan Kasubid PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Aris Edy Nugroho, SE. serta Ketua HIPKI Kabupaten Sidoarjo (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) Yeni Muryati, SE.

Sedangkan LPK Angkasa Nusantara Indonesia hadir bersama segenap pembina bidang kecakapan kerja  yang dipimpin Direktur utamanya yakni Sirojul Munir, S.Pd., M.M.

Dalam kesempatan tersebut Sirojul Munir menyampaikan sebagai penanggung jawab LPK yang bergerak dibidang penyaluran kerja yang membuka program pendidikan Pramugari-pramugara, Staff bandara ( Ground Staff) dan Aviation Security (AVSEC) terbaik di Indonesia bisa menyiapkan tenaga kerja yang berkompetensi sebagai transformasi kebutuhan dunia kerja saat ini dan dimasa mendatang akan mengalami perubahan yang drastis. "Untuk meminimalisir angka pengangguran dan mencetak tenaga terampil yang siap kerja dan siap latih" Tandas Sirojul.

Baca juga: DPRD Sidoarjo Tetapkan Status Quo Pasca Pembongkaran Tembok Mutiara Regency

Lebih jauh di paparkan oleh Sirojul bahwa LPK Angkasa Nusantara Indonesia merupakan lembaga pendidikan non formal yang berada di Kabupaten Sidoarjo yang bertujuan pada mengembangkan potensi peserta didik melalui penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian yang profesional. 

Menurutnya penyelenggaraan pendidikan non-formal bukanlah pengganti pendidikan formal yang merupakan kunci dan fundamental bagi tumbuh kembang seseorang, melainkan Pendidikan non-formal dapat melengkapinya dengan memenuhi kebutuhan atau aspek tertentu yang tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan formal.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Dhamroni Chudori usai hearing mengatakan Program Kecakapan Kerja harus siap kerja bukan siap latih untuk menjawab kebutuhan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) untuk menjawab tantangan yang ada pada saat ini dan yang akan mendatang dalam upaya meningkatkan kualitas SDM  masyarakat Sidoarjo.

Baca juga: Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

"Kursus dan pelatihan yang sifatnya lebih fleksibel dan memiliki waktu belajar yang cepat namun efektif untuk mempersiapkan tenaga kerja atau calon-calon wirausaha justru sangat dibutuhkan saat ini," tegasnya.

Ia berharap pada penggiat pendidikan yang ada dalam lingkup Kabupaten mulai dari LKP Angkasa Nusantara Indonesia selaku satuan pendidikannya, HIPKI sebagai Himpunan Penyelenggara LKP, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, dan DPRD khususnya Komisi D yang membidangi sektor pendidikan dapat bergandengan tangan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Sidoarjo. Hdk/hik

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru