Ketua IKBA Untag Kusumo Adi Nugroho Dorong Alumni Berdaya Saing Tingkat Internasional

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sedikitnya 1.470 mahasiswa dan mahasiswi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, dari jenjang sarjana hingga doktor. Resmi dilepas dalam Prosesi wisuda ke-132 semester gasal tahun akademik 2025/2026
di kampus Merah Putih, Sabtu dan Minggu (15/02)

Gelar wisudawan mengambil tema Akar Lokal, Kontribusi Global dimaknai sebagai komitmen Untag Surabaya dalam mencetak lulusan yang memiliki identitas kebangsaan yang kuat, memahami nilai-nilai budaya dan kebutuhan masyarakat lokal, sekaligus memiliki kompetensi, daya saing, dan wawasan internasional.

Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro,ST.,MT, dipenghujung acara wisuda telah menyerahkan sepenuhnya seluruhnya lulusan S1, S2, dan S3 yang diwisuda ini, sebagai alumni akademisi kepada Kusumo Adi Nugroho, SE. Sang Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Pelimpahan alumni ini oleh sang ketua IKBA Untag lantas diterima sebagai kehormatan komitmen dalam menjalankan amanah.

Sosok ketua IKBA, Kusumo Adi Nugroho yang dikenal supel namun berwibawa ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi B sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sidoarjo tersebut, memberikan suntikan semangat bagi para lulusan baru dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

Melalui penguatan kompetensi global agar para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Kusumo menegaskan, bahwa Untag Surabaya terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menjadi garda terdepan, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya ucapkan selamat kepada semua lulusan Untag, baik dari program S1, S2, atau S3, ataupun program penjurusan yang lain. Di mana pada hari ini (Sabtu) dan besok Minggu besok, kita melihat bagaimana teman-teman semuanya sekarang ini diwisuda,” ujar Kusumo Adi Nugroho.

Lebih dari itu Ia menambahkan bahwa pencapaian perguruan tinggi, merupakan langkah awal untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kusumo berharap para alumni tidak hanya bersaing di tingkat lokal, namun juga memiliki visi visioner untuk membawa nama baik almamater ke kancah internasional.

“Harapan kami nanti ke depannya Untag ini akan terus dan terus, dan harapan kami kita nanti akan mendunia, itu harapan kami,” tegas Kusumo.
Sebagai langkah solutif bagi lulusan baru, IKBA Untag telah menyiapkan berbagai program kerja sama strategis. Salah satunya adalah memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk terlibat dalam Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang serta kegiatan pengabdian masyarakat, melalui sinergi dengan berbagai instansi pemerintahan daerah hingga pusat.

“Kami sudah melakukan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan dari kemahasiswaan, seperti kita ini bekerja sama dengan dinas terkait, untuk teman-teman yang dari Untag untuk PKL dan lain-lain,” ungkapnya.

Langkah strategis ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023, tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Regulasi ini mendorong perguruan tinggi untuk memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat melalui pengalaman praktis di lapangan.

Dengan bekal keilmuan dan jaringan alumni yang kuat, lulusan Untag Surabaya diproyeksikan tidak cuma menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta nilai bagi lingkungan sekitarnya.

Sesuai visi inklusif kampus, ribuan wisudawan ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang cerdas dan berani mengambil peran penting dalam pembangunan nasional. Hdk

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…