Berkah Bulan Ramadhan, Penjual Kolang-kaling di Magetan Banjir Cuan

surabayapagi.com
Penjual kolang-kaling di Pasar Magetan, Jawa Timur. SP/ MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Momen bulan Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi penjual kolang-kaling di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Bagaimana tidak, di bulan ini terjadi lonjakan pesanan dibanding bulan-bulan biasanya.

Seperti yang diungkap salah satu penjual kolang kaling asal Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Ngawi, Astri (56) yang kewalahan melayani pesanan tersebut. Bahkan, dalam sehari, dia bisa menghabiskan 30 kilogram kolang-kaling yang siap dimasak untuk campuran es.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

"Alhamdulillah, ramai pembeli. Setiap hari ada yang pesan kolang-kaling," ujar Astri, Rabu (12/03/2025).

Diketahui, Astri menjual kolang-kaling dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, yang ia dapatkan dari pengumpul di Ngebel, Ponorogo. Dengan berpindah-pindah tempat jualan menyesuaikan hari pasaran. Menurutnya, jika pasaran Legi di Sukowidi, jika Pahing di Maospati dan Pon di Pojok Ngawi tiap hari pasaran meter.

Baca juga: Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

"Kami kulakan dari Ngebel, Ponorogo. Biasanya diantar, kadang kami ambil jika habis. Per kilogram jual Rp 20 ribu. Ini saya bungkus plastik kemasan setengah kilogram harga Rp 20 ribu," papar Astri.

Sementara itu, sang suami, Namin, mengakui bahwa berjualan kolang-kaling adalah usaha musiman yang meningkat drastis saat bulan Ramadhan. "Biasanya hanya 5 kilogram, ini sampai 30 kilogram habis. Alhamdulillah," tandas Namin.

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM

Meski permintaan terus meningkat, para penjual tetap mempertahankan proses produksi secara tradisional, memastikan kualitas kolang-kaling tetap terjaga. Dengan tingginya permintaan menjelang Ramadhan, para penjual kolang-kaling berharap berkah ini terus berlanjut, tidak hanya selama bulan puasa, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya. mg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru