Bulan Ramadhan, Disdikbud Madiun Terapkan Lima Hari Masuk Sekolah

surabayapagi.com
Ilustrasi. Peserta didik wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Di bulan Ramadhan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Kabupaten Madiun, Jawa Timur melakukan perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar. Yakni mulai menerapkan lima hari masuk sekolah selama Ramadhan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Madiun Moch. Hasan menyampaikan selama Ramadhan, wilayah Kabupaten Madiun mulai 07.30 setiap Senin hingga Kamis selama Ramadan. Sedangkan khusus jumat, jam masuk sekolah mulai pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Pemkot Surabaya Terapkan TKA Berbasis Komputer ke Puluhan Ribu Siswa SD dan SMP

Kebijakan tersebut disesuaikan mengacu pada Surat Edaran tiga Menteri dan Surat Edaran Bupati Madiun. “Untuk sekolah yang sebelumnya masih menyelenggarakan enam hari sekolah, maka selama Ramadan semua sudah lima hari sekolah. Jadi Sabtu-Minggu libur,“ jelas Sekretaris Disdikbud Madiun Moch. Hasan, Rabu (12/03/2025).

Baca juga: Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Lebih lanjut, untuk jenjang Paud/TK durasi jam pembelajaran 20 menit untuk tiap jam pelajaran. Jenjang SD durasi jam pembelajaran 25 menit untuk tiap jam pelajaran. Jenjang SMP durasi jam pembelajaran 30 menit untuk tiap pelajaran. Sedangkan jam istirahat berlangsung selama 15 menit.

Baca juga: Luncurkan Program SSN, Pemkab Pacitan Integrasikan Pembelajaran Madrasah Diniyah

Diketahui sebelum bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun juga sudah pernah melakukan uji coba kebijakan lima hari sekolah. Uji coba ini dilakukan pada 30 SD dan tujuh SMP selama dua pekan. Melihat uji coba, Dikbud berencana memulai kebijakan itu awal tahun ajaran baru 2025-2026 usai penerimaan peserta didik baru (PPDB). md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru