Geger, Warga Lamongan Nikahi Pegawai Pemkab Gresik dengan Mahar Rp 1 Miliar

Reporter : Muhajirin
Usai resmi melangsungkan akad nikah, mempelai pria menunjukan surat nikah, sedangkan mempelai wanita tengah menunjukan uang mahar Rp 1 Miliar. SP/MUHAJIRIN 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sepuluh hari  jelang Hari Raya Idul Fitri, warga Lamongan dan Gresik dikejutkan  dengan pernikahan Syaiful Naziq (44) warga Lamongan yang menikahi Aminatus Sholikah pegawai di Pemkab Gresik dengan mahar uang tunai Rp 1 Miliar pada  Rabu (19/3/2025).

Pernikahan ini jadi perbincangan di tengah masyarakat, karena nilai mahar yang diberikan kepada mempelai putri warga Desa Banjarsari Manyar Gresik ini cukup fantastis  yang tidak lazim dilakukan oleh calon mempelai pria.

Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan

"Ini jadi perbincangan masyarakat, ya kaget saja dengan nilai mahar yang fantastis itu, semoga kedua mempelai samawa," kata Alimun Hakim warga Lamongan.

Sementara itu,  Aminatus Sholikah, sendiri lahir di Surabaya pada 1 Mei 1993, diketahui bekerja sebagai pegawai di lingkungan Pemkab Gresik. Ia dipersunting oleh Syaiful Naziq seorang pria asal Lamongan yang lahir pada 22 Mei 1981 dan bekerja sebagai wiraswasta.

Dalam surat permohonan wali hakim yang diajukan, Aminatus Sholikah mengungkapkan keinginannya untuk menikah dengan Syaiful Naziq dengan mahar berupa uang tunai sebesar Rp 999.999.999. Angka ini hampir menyentuh Rp1 miliar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Prosesi pernikahan berlangsung khidmat dengan melibatkan wali hakim. Pihak keluarga dan kerabat terdekat turut hadir memberikan doa restu bagi kedua mempelai.

Pernikahan dengan mahar tinggi seperti ini bukan hal yang lazim terjadi, terutama di wilayah Lamongan. Namun, hal ini menjadi simbol penghormatan dan kesungguhan mempelai pria dalam meminang pujaan hatinya.

Baca juga: Permudah Akses Lansia, Pemkab Gresik Resmikan Eskalator Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim

Nurqomar Hadi penyuluh agama KUA Kecamatan Sarirejo Lamongan saat dihubungi membenarkan adanya pernikahan itu. Pada (17/3/2025) kedua calon mempelai mendatangi kantor KUA untuk melengkapi berkas pernikahan.

"Iya itu yang mempelai pria warga Sarirejo, dan untuk mempelai wanitanya dari Manyar Gresik, dah sudah melangsungkan akad nikahnya pada 19 Maret 2025," terangnya. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru