Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sampang Garap 51 Hektare Lahan Tidur

surabayapagi.com
Forkopimda Sampang melakukan penanaman jagung di salah satu lahan tidur untuk mendukung program swasembada. SP/ SMP

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Dalam rangka mendukung produksi pertanian lokal sekaligus prioritas swasembada pangan nasional dari Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kini giat menanami jagung dan padi di areal lahan tidur seluas 51 hektare pada musim tanam tahun ini.

"Program ini juga dalam rangka mendukung program prioritas swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto, disamping untuk meningkatkan produksi lokal hasil pertanian di kabupaten ini," kata Kabid Ketahanan Pangan dan Horikultura pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sampang Nurdin, Jumat (18/04/2025).

Baca juga: Aksi Nyata Swasembada Pangan, Produksi Padi di Malang Surplus 80 Ribu Ton

Pasalnya, lahan tidur merupakan areal yang memiliki potensi pertanian, namun dibiarkan tanpa adanya usaha pemanfaatan di lahan tersebut. Dimana lahan tersebut awalnya tidak dimanfaatkan secara maksimal sebanyak 80 hektare lebih, dan tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang.

Baca juga: Swasembada Pangan Jadi Bukti Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Terima Kasih

Hanya saja, sambung dia, dari jumlah tersebut yang saat ini yang bisa digarap baru sebanyak 51 hektare. "Penyebabnya karena kondisi alam, sehingga yang bisa kami garap di musim tanam tahun ini hanya sebagian," katanya.

Namun kemudian ditinggalkan karena berbagai faktor, seperti kesulitan akses, kurangnya modal, atau perubahan kebijakan.

Baca juga: Lamongan Berkontribusi Tercapainya Swasembada Pangan Nasional 2025

Sehingga, pihaknya menurunkan target itu seluas 51 hektare. Sejauh ini telah ada sekitar 12 ribu hektare lahan tidur di Kabupaten Sampang yang telah dimaksimalkan. "Tahun ini kami optimis bisa mencapai target 51 hektare," tegasnya. sm-1/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru