Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bulog Tulungagung Serap Gabah dan Jagung Pipil Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Jemput Pangan Perum Bulog Cabang Tulungagung melakukan penyerapan gabah dan jagung pipil dari petani di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Tim Jemput Pangan Perum Bulog Cabang Tulungagung melakukan penyerapan gabah dan jagung pipil dari petani di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Perum Bulog Cabang Tulungagung, Jawa Timur menggencarkan penyerapan gabah dan jagung pipil dari petani, yang ditargetkan 64 ribu ton gabah setara beras dan 11 ribu ton jagung pipil.

Target tersebut meningkat sekitar 52 persen dibanding 2025 yang sebesar 42 ribu ton gabah setara beras. Dan secara nasional, pada 2026 Bulog ditargetkan menyerap 4 juta ton gabah setara beras dan 1 juta ton jagung pipil.

"Wilayah kerja kami berada di daerah sentra produksi padi dan jagung, sehingga kami optimistis target 2026 dapat tercapai," ujar Pemimpin Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, Senin (02/03/2026).

Lebih lanjut, Yonas menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah menyerap sekitar 15 ribu ton gabah kering panen (GKP) dan 5 ribu ton jagung pipil kering dari petani di Tulungagung.

Penyerapan dilakukan melalui Tim Jemput Pangan yang turun langsung ke sentra produksi, salah satunya di Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki. Dan kabar baiknya, capaian serapan tahun ini lebih baik dibanding periode yang sama pada 2025, yang saat itu belum terdapat realisasi signifikan penyerapan gabah dan jagung.

Untuk gabah dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah, dengan syarat kualitas memenuhi standar, seperti tidak dipanen terlalu muda dan tidak rusak akibat penyimpanan terlalu lama.

Dengan langkah tersebut, Bulog Tulungagung optimistis dapat memenuhi target serapan sekaligus mendukung ketersediaan cadangan pangan nasional secara berkelanjutan. "Karena beras ini akan menjadi stok cadangan pangan nasional, kualitas harus benar-benar terjaga," katanya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali terjadi kebakaran kandang ayam, kali ini terjadi di desa Kedawung Kec.Ngkegok Kab.Blitar, Senin (20/04/2026), pada pukul…

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali mengajak warga Banyuwangi di luar daerah memperkuat jaringan sebagai agen promosi…

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan…

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga,…