SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk bersubsidi untuk wilayah Tulungagung dan sekitarnya dipastikan aman dan tercukupi hingga akhir tahun, yang tersedia meliputi jenis urea, NPK, NPK kakao dan pupuk organik.
Manajer Pupuk Indonesia Jawa Timur 2 Aris Setyowiyono mengungkap, stok yang ada saat ini mencapai lebih dari 6 ribu ton di dua gudang penyimpanan dan akan di distribusikan ke sejumlah wilayah seperti Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan Pacitan berjalan sesuai rencana.
Baca juga: Lahan Tebu Seluas 1,4 Hektare di Tulungagung Terbakar Gegara Kotoran Manusia
"Stok pupuk saya rasa tidak ada kekurangan. Saat ini kami memiliki sekitar 6.000 ton yang tersimpan di gudang Ngantru dan Boyolangu,” jelas Aris, Jumat (16/05/2025).
Baca juga: Anggarkan Rp6-8 Miliar, Pemkab Tulungagung Percepat Perbaikan 43 Sekolah Rusak
Bahkan, pendistribusian pupuk bersubsidi tersebut dilakukan hingga ke tingkat kios resmi sesuai rekomendasi Kementerian Pertanian. Sementara, untuk harga pupuk yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di lapangan, Aris menegaskan hal tersebut di luar kewenangan Pupuk Indonesia.
"Sampai saat ini penyaluran pupuk bersubsidi sudah mencapai 46 persen. Tidak ada kendala distribusi di Tulungagung," ujarnya.
Baca juga: Volume Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Menyusut 7 Sentimeter Per Hari saat Musim Kemarau
Meski demikian, masih ada sebagian petani yang belum bisa mengakses pupuk bersubsidi lantaran terkendala administrasi, seperti tidak memiliki Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atas lahan garapannya yang belum diserahkan dari desa. tl-02/dsy
Editor : Desy Ayu