SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah ketat menjelang Idul Adha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang gencarkan vaksin virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kini akan disebar ke hewan ternak, terutama sapi dan kambing.
Tujuannya agar hewan kurban yang disembelih terhindar dari penyakit PMK. Dan saat ini juga, Pemkab telah menyiapkan 39.500 dosis vaksin PMK untuk segara di gencarkan.
Baca juga: Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu
”Total sudah ada 15.592 ekor hewan ternak di Kabupaten Malang yang divaksin PMK,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang Drh Woro Hambarrukmi, Minggu (18/05/2025).
Pasalnya, sudah sejak Januari hingga 9 Mei lalu terdapat 403 hewan ternak yang teridentifikasi mengidap PMK. Sebagian besar sudah sembuh dan tersisa 5 ekor hewan.
Baca juga: Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus
Sehingga, menindaklanjuti masalah tersebut, pihaknya memastikan ketersediaan vaksin aman dan agar tidak menimbulkan masalah pada menjelang Idul Adha.
”Selain itu, kami juga menyediakan obat obatan lainnya, seperti vitamin, obat cacing, antibiotik, dan disinfektan,” ujar Woro.
Baca juga: Produksi Panen Tebu Malang Diprediksi Turun 35 Persen, Dipicu Musim Kemarau
Selain itu, Woro juga meminta para peternak untuk menjaga pakan serta manajemen hewan ternak dengan baik. ”Maka ternak akan tahan menghadapi perubahan cuaca. Sampai saat ini kondisi masih stabil,” jelas Woro.
Hingga saat ini pihaknya masih memberikan penyuluhan ke para peternak. Dan jika hewan kurban seperti sapi dan kambing steril dari ancaman virus PMK, manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Sebaliknya, jika hewan kurban teridentifikasi PMK, dampaknya pada kualitas daging. ml-01/dsy
Editor : Desy Ayu