Jelang Idul Adha, Dokter Hewan di Lamongan Dikerahkan, Pastikan Hewan Kurban Sehat 

Reporter : Muhajirin
Petugas saat memeriksa kesehatan sejumlah hewan kurban di sejumlah lapak  Lamongan. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ads sekitar 160 petugas sebanyak 41 diantaranya dokter hewan dikerahkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, ke beberapa pasar hewan untuk melakukan pemeriksaan, membantu memastikan hewan kurban sehat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sofiah Nurhayati mengatakan, pemeriksaan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, bahwa hewan yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan layak jual.  

Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan

“Memastikan ternak bakal calon kurban dalam keadaan sehat sesuai persyaratan dan tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit hewan menular,” tutur Sofi panggilan akrab Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Selasa (3/6/2025).

Pemeriksaan kesehatan hewan intensif dilakukan sejak tanggal 26 Mei 2025 hingga H-1 Hari Raya. Sebelumnya, kata Sofi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan hewan setiap harinya. 

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

“Pelaksanaannya setiap hari dan mulai intensif dari tanggal 26 Mei 2025 sampai H-1 pelaksanaan kurban. Yang sudah terlaksana itu di tanggal tanggal 26 Mei, 27 Mei, 28 Mei dan hari ini 3 Juni. Untuk lokasinya di lapak-lapak sekitar Kecamatan Lamongan, Tikung, Kembangbahu, dan Mantup,” tambahnya. 

Melibatkan 140 petugas terdiri dari 41 orang dokter hewan, 62 orang petugas dinas (paramedik veteriner, pengawas bibit ternak, penyuluh, pengawas mutu pakan, dan lainnya), 15 orang mahasiswa Fakultas Peternakan UNISLA, 5 orang mahasiswa FKH Universitas Brawijaya, 8 orang mahasiswa FKH UWKS, dan 9 orang Siswa SMK Muhammadiyah 6 Modo yang akan diterjunkan di 27 kecamatan. 

Sementara itu, Sofi pastikan ketersediaan hewan ternak di Lamongan telah mencukupi kebutuhan. Yang mana populasi kambing/domba terdapat 176.578 ekor, serta sapi 107.030 ekor.

Baca juga: Belum ada Progres, Komisi C Anggap Pengembang Grand Zam-Zam Residence "Balelo"

“Populasi sudah mencukupi, namun pembelian hewan kurban bisa dari mana saja tergantung pembeli. Seringnya masyarakat juga mengambil dari Kabupaten sekitar seperti Mojokerto, Probolinggo, Pasuruan, dan kabupaten lain,” ujarnya.

Selama proses pemeriksaan hewan ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kepada pedagang dan peternak, untuk turut serta dalam meminimalisir persebaran penyakit hewan menular dengan menjaga bio security lingkungan maupun personal. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru