SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Diguyur hujan deras memicu luapan 2 sungai sejak Minggu malam hingga Senin dini, akibatnya banjir menerjang warga di Dusun Tambakrejo, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jawa Timur. Total ada 6 desa di 2 kecamatan yang terdampak banjir.
Apesnya, akad nikah Muhammad Zuhud dan Laili Diah Rahmawati yang seharusnya sudah siap digelar di tenda, namun sebelum pelaksanaan momen sakral itu, tenda hingga seluruh peralatan resepsi direndam banjir luapan Sungai Sadar.
Baca juga: Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup
"Tadi, akad nikah dipindahkan ke masjid," ujar Nur Sholihati (40), salah satu warga Dusun Tambakrejo, Selasa (10/06/2025).
Untungnya, lanjut Sholiha, banjir di dusun tersebut berangsur-angsur surut hingga akhirnya sekitar pukul 11.00 WIB resepsi pernikahan Zuhud dan Laili bisa kembali dilanjutkan di tenda.
Baca juga: Gegara Cek Sound Horeg ‘Gebyar Lebaran’, Warga Banyuwangi Dihajar Bule Rusia
Tidak hanya berdampak pada pernikahan Zuhud dan Diah, banjir juga menyebabkan seorang perempuan warga Dusun Klanting, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong tersengat listrik saat hendak mengevakuasi barang-barangnya.
Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Yo'ie Afrida Soesetyo menyebutkan korban yang tersengat listrik itu bernama Niken. Dia tersengat listrik saat sedang memindahkan barang-barang di rumahnya ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Viral di Medsos! Tamu Pernikahan di Lamongan Beri Kado Banner Besar Transfer Uang Rp1 Juta
"Korban tersengat listrik saat mengamankan barang miliknya. Saat ini dirawat di Puskesmas Dawarblandong," ungkapnya.
Diketahui, di Kecamatan Mojoanyar, banjir terjadi di Dusun Tambakrejo, Desa Gayaman. Ketinggian air di jalan kampung mencapai 60-80 cm sedangkan di rumah penduduk antara 10-20 cm. Hanya 6 rumah yang terdampak banjir. mj-01/dsy
Editor : Desy Ayu