Pemkab Usulkan ke Pusat Terkait Tambahan Dokter di 32 Puskesmas

surabayapagi.com
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kekurangan tenaga medis di 32 puskesmas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, berencana mengusulkan tambahan tenaga dokter ke pemerintah pusat.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengungkap, jika saat ini keluhan utama terletak pada kurangnya tenaga medis. Adanya usulan penambahan tersebut lantaran keberadaan dokter sangat penting untuk menjamin pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

Baca juga: Satlantas Polres Blitar Kota Gelar Check Point, Tes Kesehatan Awak Angkutan Umum di Terminal Patria

"Kami akan menginventarisasi kebutuhan dokter sekaligus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, sebelum kami ajukan ke pusat," ujar Gatut Sunu, Jumat (13/06/2025).

Oleh karenanya, saat ini ia meminta seluruh tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan optimal meski dalam keterbatasan yakni dari total 32 Puskesmas, Tulungagung baru memiliki 59 dokter, atau belum memenuhi standar minimal tenaga medis.

Baca juga: Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Ana Septi Saripah menyebut saat ini Tulungagung masih kekurangan sekitar 10 dokter. "Idealnya, tiap Puskesmas memiliki tiga dokter, dua dokter umum dan satu dokter gigi," ujarnya.

Selain dokter, Dinkes juga mencatat kekurangan tenaga apoteker dan akuntan di beberapa Puskesmas. Kondisi ini berdampak pada optimalisasi pelayanan dan pengelolaan anggaran kesehatan.

Baca juga: Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

Sementara itu diketahui, Kabupaten Tulungagung memiliki sekitar 1,1 juta penduduk. Sebanyak 84 persen di antaranya telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan. tl-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru