Tembus Target hingga 600 Persen, Bulog Jatim Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

surabayapagi.com
Rapat kerja bersama Komisi B DPRD Jatim dan Dinas Pertanian, Jumat, (13/06/2025). SP/ NI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim) mencatat sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional. Bukan hanya melampaui target serapan gabah dan beras, BULOG Jatim kini menjadi pilar utama penyediaan stok beras nasional dengan kontribusi fantastis sebesar 23 persen dari total serapan nasional.

Pemimpin Wilayah BULOG Jatim, Langgeng Wisnu, mengungkapkan, pihaknya telah menyerap 580 ribu ton setara beras per 13 Juni 2025, ini melewati target 579 ribu ton yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Dorong Serapan Gabah/Beras, Bulog Jatim Sewa Gudang Berkapasitas 150 ribu Ton

"Ini bukan sekadar angka, tapi bentuk nyata komitmen kami dalam menjamin ketersediaan pangan rakyat," kata Langgeng, dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD Jatim dan Dinas Pertanian, Jumat, (13/06/2025).

Langgeng menyebut capaian ini sebagai yang tertinggi dalam satu dekade terakhir. Bahkan jika dibandingkan dengan tahun lalu, serapan BULOG Jatim melonjak hingga 600 persen.

Kenaikan tajam ini tak hanya mengamankan stok beras nasional, tapi juga memberi dampak langsung bagi petani lokal melalui stabilitas harga gabah.

"Dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) Rp 6.500 per kilogram, petani kini bisa lebih tenang. Ini bukti nyata kehadiran negara di sawah mereka," imbuhnya.

Baca juga: Sinergi BULOG dan PT Pupuk Indonesia: Petani Tak Lagi Kesulitan Jual Gabah serta Beli Pupuk

Pencapaian BULOG Jatim juga menjadi refleksi dari implementasi program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.

"Ke depan, kami terus berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan memperluas jangkauan distribusi demi Indonesia yang berdaulat pangan," tandas Langgeng.

Baca juga: Bulog Jatim Catat Rekor! Hingga Apri 2025 Berhasil Serap 300 Ribu Ton Setara Beras

Tentunya, keberhasilan ini tak lepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari TNI/Polri, Babinsa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga Tim Jemput Gabah yang aktif menyerap hasil panen langsung dari lumbung-lumbung desa.

Di samping itu, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Hj. Anik Maslachah, turut mengapresiasi pencapaian luar biasa ini.

"Kinerja BULOG Jatim sangat strategis dalam menjaga harga tetap stabil dan stok tetap aman. Kontribusi 23 persen dari total serapan nasional itu angka yang luar biasa," pungkas Anik. lni

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru