Gelaran Bazar Blitar Djadoel akan Diterapkan Tarif Parkir Reguler

Reporter : Lestariyono Blitar
Wali Kota Blitar Syayqul Muhibin

SURABAYPAGI.COM, Blitar - Dalam rangka Bazar Blitar Djadoel 2025 yang digelar di alun alun Kota Blitar hari Rabu (18/6) sampai Minggu (22/6), Pemerintah Kota Blitar memberlakukan tarif parkir para pengunjung seharga Rp.2000,- untuk motor, dan Rp.3000,- untuk mobil.

Hal tersebut ditegaskan langsung  oleh Wali Kota Blitar Syayqul Muhibin kepada wartawan pada Selasa (176). Orang nomor satu di Kota Blitar ini  menyampaikan bahwa tarif yang berlaku tetap menggunakan tarif reguler seperti hari biasa, yakni Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 3.000 untuk mobil.

Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Keputusan ini diambil untuk menjaga kenyamanan dan mencegah keluhan masyarakat selama acara berlangsung. Wali Kota menyebut, tarif tahun ini bahkan lebih rendah dibanding tahun lalu yang sempat memberlakukan tarif insidentil sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 7.000 untuk mobil.

“Kami ingin masyarakat nyaman. Tarif tetap reguler dan kami sudah disosialisasikan ke seluruh juru parkir di Kota Blitar,” ujar Syauqul.

Baca juga: Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Untuk diketahui dalam Gelaran Blitar Djadoel sendiri akan dimulai pada 18 hingga 22 Juni 2025, dan dijadwalkan juga akan dikunjungi oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka sekaligus untuk membuka kegiatan itu.

Wali Kota juga menekankan agar para juru parkir tidak memanfaatkan momen ini dengan menaikkan tarif seenaknya. Jika ditemukan ada yang mematok tarif di atas ketentuan, Pemkot tidak akan segan menindak tegas.

Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

Warga yang merasa dirugikan diminta segera melapor kepada petugas di lapangan, dengan menyertakan bukti seperti foto karcis parkir dan foto petugas juru parkirnya.

“Kami imbau masyarakat jangan ragu melapor kalau merasa tarifnya tidak sesuai. Bukti foto sangat membantu," tegas Syayqul Muhibin pada wartawan. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru