SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka merehabilitasi puluhan sekolah negeri di Wilayah Ponorogo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggelontorkan anggaran Rp13 miliar dari dana alokasi umum (DAU).
Sementara itu, untuk bantuan rehabilitasi tidak hanya mencakup ruang kelas, namun juga meliputi fasilitas penunjang seperti laboratorium, sanitasi, hingga pagar sekolah.
Baca juga: Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan
"Totalnya ada 50 satuan pendidikan yang mendapatkan bantuan. Terdiri dari PAUD, 35 SD, dan 14 SMP. Ini bentuk komitmen kami mewujudkan pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Nurhadi Hanuri, Senin (14/07/2025).
Sedangkan untuk pemilihan sekolah penerima bantuan berdasarkan skala prioritas kebutuhan dan kondisi bangunan. Salah satunya, pembangunan ruang kelas baru di TK Negeri Pembina yang dinilai mendesak demi mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.
Diantaranya, dari 35 SD yang mendapatkan bantuan, delapan di antaranya telah menyelesaikan proses rehabilitasi, sementara 27 sekolah masih dalam tahap pengerjaan.
Baca juga: Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II
Untuk jenjang SMP, enam sekolah telah merampungkan perbaikan dan delapan lainnya tengah dipacu penyelesaiannya.
"Dengan fasilitas yang memadai, kami berharap kualitas pembelajaran juga ikut meningkat," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Ponorogo Lelang Puluhan Kendaraan Dinas, Mayoritas Roda Dua Tahun 1990-2010
Lebih lanjut, Nurhadi menegaskan, perbaikan infrastruktur pendidikan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses dan mutu layanan pendidikan di Ponorogo.
"Harapannya seluruh satuan pendidikan di Ponorogo memiliki sarana yang setara dan memenuhi standar nasional pendidikan, sehingga kemajuan sektor pendidikan bisa berlangsung menyeluruh dan berkelanjutan," pungkasnya. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu