Rehabilitasi Puluhan Sekolah, Pemkab Ponorogo Gelontorkan Rp13 Miliar

surabayapagi.com
Salah satu sekolah negeri di Ponorogo yang mendapatkan perbaikan gedung menggunakan anggaran DAU tahun 2025. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka merehabilitasi puluhan sekolah negeri di Wilayah Ponorogo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggelontorkan anggaran Rp13 miliar dari dana alokasi umum (DAU).

Sementara itu, untuk bantuan rehabilitasi tidak hanya mencakup ruang kelas, namun juga meliputi fasilitas penunjang seperti laboratorium, sanitasi, hingga pagar sekolah.

Baca juga: Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

"Totalnya ada 50 satuan pendidikan yang mendapatkan bantuan. Terdiri dari PAUD, 35 SD, dan 14 SMP. Ini bentuk komitmen kami mewujudkan pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Nurhadi Hanuri, Senin (14/07/2025).

Sedangkan untuk pemilihan sekolah penerima bantuan berdasarkan skala prioritas kebutuhan dan kondisi bangunan. Salah satunya, pembangunan ruang kelas baru di TK Negeri Pembina yang dinilai mendesak demi mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.

Diantaranya, dari 35 SD yang mendapatkan bantuan, delapan di antaranya telah menyelesaikan proses rehabilitasi, sementara 27 sekolah masih dalam tahap pengerjaan.

Baca juga: Pemkab Ponorogo Dongkrak Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan Daerah

Untuk jenjang SMP, enam sekolah telah merampungkan perbaikan dan delapan lainnya tengah dipacu penyelesaiannya.

"Dengan fasilitas yang memadai, kami berharap kualitas pembelajaran juga ikut meningkat," ujarnya.

Baca juga: Gandeng Sekolah Swasta, Pemkot Surabaya Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Lebih lanjut, Nurhadi menegaskan, perbaikan infrastruktur pendidikan ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses dan mutu layanan pendidikan di Ponorogo.

"Harapannya seluruh satuan pendidikan di Ponorogo memiliki sarana yang setara dan memenuhi standar nasional pendidikan, sehingga kemajuan sektor pendidikan bisa berlangsung menyeluruh dan berkelanjutan," pungkasnya. pn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru