SURABAYAPAGI.COM, Solo - Presiden Prabowo Subianto menyinggung gerakan demonstrasi yang sempat ramai bertajuk 'Indonesia Gelap' dan 'Kabur Aja Dulu'.
Prabowo menyebut para koruptor di balik gerakan demonstrasi tersebut. Juga akademisi ikut menggambarkan pesimisme Indonesia.
Baca juga: KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi
"Rakyat Indonesia menangkap siapa pemimpin yang benar dan siapa yang tidak benar. Memang ada usaha tadi, memiliki teknologi, menggunakan uang, menggunakan sosmed, membayar pakar-pakar, nyinyir, menghidupkan pesimisme. Saya geleng-geleng kepala. Ada orang-orang yang berperan sebagai orang pinter, berperan sebagai pemimpin, tetapi yang disebarkan adalah pesimisme," kata Prabowo saat menyampaikan sambutan di Kongres PSI di Solo, yang dikutip dari Youtube PSI, Senin, (21/7/2025).
Presiden Prabowo Subianto mengaku geleng-geleng ada pemimpin namun menyebarkan pesimisme. Prabowo pun menyentil gerakan Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu.
"Saya geleng-geleng kepala ada orang-orang yang berperan sebagai orang pintar berperan sebagai pemimpin tapi yang disebarkan adalah pesimisme Indonesia gelap, kabur aja. Dah kabur aja emang gampang ke luar negeri, lu dikejar-kejar di situ," kata Prabowo.
Para Koruptor Ingin Gaduh
Presiden Prabowo Subianto menyebut para koruptor membayar massa untuk demontrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' dan 'Kabur Aja Dulu'. Para koruptor itu ingin Indonesia terus gaduh.
"Mereka ingin Indonesia selalu gaduh, Indonesia selalu miskin. Ya koruptor-koruptor itu yang biayai demo-demo itu, Indonesia gelap," tambah Prabowo.
Baca juga: Xi Jinping: Kuda Simbol Kekuatan dan Ketekunan
"Indonesia gelap, kabur aja deh. Kabur aja lu. Emang gampang lu di situ, di luar negeri? Di mana lu? Lu dikejar-kejar di situ lu," sambungnya.
Prabowo mengatakan gerakan demonstrasi itu rekayasa. Menurutnya, ada pihak tertentu yang menginginkan Indonesia selalu gaduh.
"Dan ternyata memang ini adalah rekayasa. Ini dibuat-buat. Ini dibayar. Oleh siapa? oleh mereka-mereka yang ingin Indonesia selalu gaduh, Indonesia selalu miskin," ujar dia.
Prabowo kemudian menyebut para koruptor merupakan aktor di balik gerakan tersebut. Dia menegaskan Indonesia tidak gelap, melainkan cerah dan memiliki kekayaan besar.
"Ya, koruptor-koruptor itu yang membiayai demo-demo itu. Indonesia gelap, Indonesia gelap. Sorry ye, Indonesia cerah. Masa depan Indonesia cerah. Saya sudah lihat angka-angkanya, kekayaan kita luar biasa, tinggal kita bisa mengelola atau tidak, tinggal kita berani atau tidak," ujar Prabowo.
Baca juga: Yaqut Praperadilan KPK, Disenyumi Lembaga Antirasuah
Prabowo mengatakan saat ini Indonesia cerah.
"Ya koruptor-koruptor itu yang biayai demo-demo Indonesia gelap Indonesia gelap. Sorry ye Indonesia cerah," ucapnya.
Prabowo mengaku membawa data saat ini Indonesia sedang cerah. Ia juga melihat angka dari kekayaan yang dinilai luar biasa.
"Masa depan Indonesia cerah saya sudah lihat angka-angkanya kekayaan kita luar biasa tinggal kita bisa mengelola atau tidak tinggal kita berani atau tidak menjalankan perintah undang-undang dasar," pungkasnya. n jk/erc/rmc
Editor : Moch Ilham