Hendak Mengecat Tandon Air, Warga Blitar Terjatuh ke dalam Sumur

Reporter : Lestariyono Blitar

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Andrianto (39) warga Lingkungan Majegan Kel/Kec Wlingi Kabulaten Blitar, harus dilarikan ke RSUD Ngudiwaluyo untuk segera mendapat pertolongan setelah dievakuasi oleh Damkar Kabupaten Blitar usai terperosok ke dalam sumur sedalam 10 meter.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (31/7) sore it mengejutkan warga sekitar, oleh warga langsung diberi pertolongan dengan sebuah tangga besi, diduga korban kehabisan tenaga, hanya berpegangan pada tanggal besi, sambil menunggu Damkar.

Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Dalam waktu sekitar 45 menitan korban bisa dievakuasi oleh pihak damkar dan langsung dilarikan ke RSUD Ngudiwaluyo guna perawatan intensif.

Kejadian ini bermula saat korban Arianto sekitar pukul  16.00 sedang lakukan pengecatan tandon air, karena tandon air sedikit tinggi korban gunakan pijakan besi  untuk menjangkau tandon air, namun rupanya plat besi untuk penutup lingkaran sumur tidak kuat sehingga korban terperosok dan jatuh masuk sumur yang berkedalaman 10 meter.

Baca juga: Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Hal tersebut diungkapkan Lukman Arbai anggota BPBD,  kabupaten Blitar.

"Langsung tetangga nya melakukan pertolongan dengan menurunkan rangga besi ke dalam sumur dengan maksud agar Arianto bisa naik tangga tersebut, karena kondisi fisiknya sudah melemah, korban hanya berpegangan ke tangga besi, setekah team damkar tiba di TKP, dan melakukan pertolongan, dan berhasil mengevakuasi korban sekitar 45 menitan korban berhasil dievakuasi," kata Lukman.

Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

Sampai saat ini korban masih dirawat di RSUD Ngudiwaluyo. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru