SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi pemerintah pusat terus digencarkan demi memastikan kualitas kesehatan generasi muda. Kali ini, program tersebut menyasar para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Muhammad Syafi’i, hadir langsung meninjau pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut bahwa CKG merupakan salah satu bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.
Baca juga: Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak
"CKG ini bentuk daripada kesungguhan presiden untuk menyiapkan masa depan Indonesia," ucap Wamenag saat ditemui Radar Sidoarjo, Senin (4/8).
Syafi’i menegaskan bahwa layanan ini terbuka untuk seluruh peserta didik, baik dari sekolah negeri, swasta, madrasah hingga pesantren.
"Tentu semua masuk dalam cakupan, apalagi pemerintah menggunakan seluruh instrumen daerah untuk menyukseskannya," ujarnya.
Pelaksanaan program dilakukan secara menyeluruh. Bila siswa dinyatakan sehat, mereka diberikan panduan hidup sehat. Sementara bagi yang ditemukan memiliki keluhan, langsung mendapat rujukan ke fasilitas layanan kesehatan.
Penanganan para peserta menggunakan mekanisme jaminan kesehatan BPJS. Pemerintah pusat, kata Syafi’i, juga meminta kepala daerah memastikan seluruh warga telah terdaftar dalam program BPJS.
Baca juga: Rehab Berat SDN Sepanjang 2 Taman Harus Berkualitas
"Kalau sakit, bisa langsung dapat rujukan dengan BPJS, ke depan aspek kejiwaan akan masuk juga dalam program CKG," jelasnya.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program CKG yang dinilai mampu menjangkau seluruh lapisan pelajar di daerah, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
"Program ini akan diperluas ke seluruh kecamatan di Sidoarjo," katanya.
Dinas Kesehatan Sidoarjo dijadwalkan akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) untuk menyukseskan program ini. Tenaga medisnya akan didukung penuh oleh fasilitas kesehatan di masing-masing wilayah.
Baca juga: In Memoriam, Adzra Sybil Alvina Dikenal Praja yang Humble
"Setiap kecamatan nanti rutin ada, tenaga kesehatan kami sediakan dari Puskesmas," terang Mimik.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Amanah Junwangi, KH Nurcholis Misbah, menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya layanan kesehatan tersebut untuk para santri.
"Kami berterima kasih kepada Pak Presiden, karena sudah memperhatikan kesehatan dari anak-anak santri kami," pungkasnya. Ad
Editor : Moch Ilham