PA Bojonegoro: 205 Warga Ajukan Dispensasi Nikah, Ada Bocah 12 Tahun

surabayapagi.com
Ilustrasi. Aktivitas di PA Bojonegoro terhadap dispensasi nikah yang sedang marak. SP/ BJN

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro mencatat sejak Januari hingga akhir Juni ada sebanyak 205 perkara terkait permohonan dispensasi nikah di Kabupaten Bojonegoro.

Tentu saja angka tersebut menunjukkan masih tingginya kasus dispensasi nikah di wilayah tersebut. Bahkan, dari data itu juga terdapat bocah usia 12 tahun turut mengajukan permohonan diska untuk menikah namun ditolak oleh pihak pengadilan agama.

Baca juga: Anak Muda RI Tunda Nikah

Ketua panitera PA Bojonegoro, Solikin Jamik sangat menyayangkan satu perkara, yakni pemohon masih berusia 12 tahun. Karena idealnya bocah ini masih berada di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD) atau masuk kelas 7 sekolah menengah pertama (SMP).

"Memang ada anak usia 12 tahun yang mengajukan dispensasi kawin. Ini cukup miris. Untungnya permohonan ini ditolak," ujarnya, Rabu (13/08/2025).

Lebih lanjut, Sholikin juga menuturkan terdapat beberapa alasan dan faktor penyebab tingginya angka pernikahan anak di bawah umur. Beberapa faktor itu diantaranya paling banyak karena putus sekolah dan pendidikan rendah yang mendominasi.

"Faktor penyebabnya ialah putus sekolah dan pendidikan rendah. Banyak anak tidak melanjutkan ke jenjang SMA/SMK karena biaya atau jarak tempuh yang jauh. Sebab, kebanyakan pemohon merupakan dari daerah pinggiran," imbuhnya.

Faktor lain yang banyak terjadi yakni tekanan ekonomi, beberapa keluarga punya pemikiran dengan menikahkan anak merupakan jalan keluar dari kesulitan finansial. Dan lainnya karena norma sosial tradisional.

Oleh karenanya, pernikahan muda masih dianggap sebagai solusi atas kehamilan di luar nikah atau demi menjaga nama baik keluarga. Namun, angka permohonan diska bisa berkurang jika perubahan besar terjadi dan ada kolaborasi dari semua pihak, seperti pemerintah, pendidik, tokoh agama, hingga keluarga. bj-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru