Bupati Sumenep Ajak Terus Memperjuangkan Harga Tembakau

surabayapagi.com
Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

SURABAYA PAGI, Sumenep- Perjuangkan kesejahteraan para petani tembankau, Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, resmi menetapkan Titik Impas Tembakau Tertinggi (TIHT) 2025.

Mengambil Kebijakan ini diharapkan menjadi benteng perlindungan bagi petani di tengah tantangan cuaca yang tak menentu di tahun sekarang.

Baca juga: Hidupkan Ekonomi Warga, Pemkab Sumenep Bentuk Tim Khusus Pembinaan Koperasi

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, mengatakan, bahwa TIHT adalah komitmen pemerintah dalam melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi harga.

“Bupati Sumenep ,Achmad Fauzi optimistis harga di pasar akan melampaui titik impas, apalagi pasokan tahun ini diperkirakan menurun,” ujarnya usai rakor di Sumenep, pada Rabu kemarin pada awak media .

Baca juga: Bupati Sumenep Wajibkan ASN Berpakaian Santri di Hari Santri Nasional

Lebih lanjut, Bupati Fauzi juga memaparkan, bahwa cuaca tak menentu sejak awal tahun memengaruhi pola tanam dan mengurangi produksi di sejumlah sentra tembakau, sehingga berpotensi mendorong kenaikan harga jual.

TIHT 2025 di Sumenep yang telah ditetapkan yakni, Tembakau Gunung: Rp 67.929/kg (naik 1,41%), Tembakau Tegal: Rp 63.117/kg (naik 2,46%), dan Tembakau Sawah: Rp 46.142/kg (naik 0,10%).tuturnya pada media ini .

Baca juga: Fokus Perbaiki Sekolah Rusak, Pemkab Sumenep Alokasikan Rp7,7 Miliar

“Dalam dua tahun terakhir, harga jual di tingkat petani hampir selalu berada di atas TIHT yang ditetapkan, hal ini membuktikan kebijakan pemkab Sumenep sangat efektif,” paparnya.

“bupati sumenep berharap, TIHT ini tidak hanya menjaga keseimbangan harga, tetapi juga menjamin keberlanjutan sektor pertembakauan yang menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga petani di daerah ini,” Pungkasnya.
Dari sisi lain dalam tim media ini kemarin sorve ke gudang h.nadir Lenteng ternyata harga tembakau gunung sudah dilevel 55- 65 ribu per kg.nya ,hari Rabu tgl 13 Agustus 2025 kemarin sampai sa'at ini ,Di ranting gudang punyak h.nadir,Ar.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru