SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mercedes-AMG kembali mencetak sejarah dengan mobil konsep performa tinggi mereka, GT XX, yang berhasil menempuh jarak 3.405 mil (sekitar 5.479 km) dalam 24 jam di lintasan Nardò, Italia. Kecepatan rata-rata mencapai 299 km/jam dengan pengisian daya ultra-cepat hingga 900 kW, jauh melampaui rekor sebelumnya dari XPeng P7 dan Xiaomi YU7 Max. Selain itu, GT XX juga berhasil menempuh jarak keliling Bumi (40.075 km) dalam waktu kurang dari delapan hari.
Keberhasilan ini didukung oleh ban Michelin Pilot Sport 5 energy yang dirancang khusus untuk performa ekstrem, efisiensi energi, dan daya tahan tinggi. Ban ini menggunakan teknologi terbaru dengan struktur tapak dua kompon dan chip RFID untuk pemantauan real-time selama uji coba. Kolaborasi Michelin dan Mercedes-AMG selama lebih dari 30 tahun terbukti menghadirkan inovasi berkelanjutan dari balap ke penggunaan sehari-hari.
Baca juga: Cocok untuk Mobilitas Harian, Wuling New Air ev Tawarkan Segudang Keunggulan SUV Listrik
Mercedes-AMG GT XX juga memperkenalkan teknologi pengisian daya ultra-cepat, yang memungkinkan pengisian baterai hingga menambah jarak tempuh 400 km hanya dalam 5 menit — kecepatan pengisian yang sebanding dengan pengisian bahan bakar konvensional. Mobil ini memiliki kecepatan tertinggi lebih dari 360 km/jam dan output daya motor listrik lebih dari 1.000 kW. Sistem pendinginan canggih menjaga baterai tetap stabil selama pengisian cepat.
Baca juga: Sekali Cas, Sedan Mewah BYD Yangwang U7 Terbaru Tembus Jarak 1.000 Km
Selain performa, GT XX juga menonjolkan keberlanjutan dengan interior berbahan LAB FIBER, alternatif kulit berteknologi bio, serta bantalan kursi cetak 3D yang ringan dan nyaman, menggabungkan kemewahan dan teknologi ramah lingkungan.
Baca juga: Jadi Penantang Baru, Mobil Listrik VW Jadi Primadona di Eropa Kalahkan Penjualan Tesla
Teknologi dan inovasi dari GT XX akan menjadi dasar bagi model produksi AMG GT 4-pintu yang dijadwalkan meluncur akhir 2026, serta super-SUV bertenaga 1.000 bhp pada 2027. Mercedes-AMG membuktikan bahwa pengisian daya cepat dan performa tinggi dapat berjalan beriringan, membuka masa depan mobil listrik yang lebih praktis dan cepat diisi ulang seperti kendaraan berbahan bakar bensin saat ini.sby-03/raf
Editor : Redaksi