SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Produsen teknologi asal China, Xiaomi, resmi melakukan penarikan kembali (recall) terhadap sedan listrik SU7 varian Standard Edition sebanyak 116.887 unit. Recall ini diumumkan setelah perusahaan melaporkan adanya potensi gangguan pada sistem bantuan mengemudi.
Mengutip laporan Carnewschina, Minggu (21/9), kendaraan yang terkena dampak adalah unit produksi mulai 6 Februari 2024 hingga 30 Agustus 2025. Permohonan recall telah diajukan Xiaomi ke Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR).
Baca juga: Sekali Cas, Sedan Mewah BYD Yangwang U7 Terbaru Tembus Jarak 1.000 Km
Masalah utama yang ditemukan terdapat pada fitur autopilot Level 2. Dalam kondisi tertentu, sistem berpotensi gagal mengenali atau merespons situasi jalan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bila pengemudi tidak segera mengambil alih kendali.
Baca juga: Jadi Penantang Baru, Mobil Listrik VW Jadi Primadona di Eropa Kalahkan Penjualan Tesla
Dari catatan resmi, recall meliputi model berkode XMA7000MBEVR2 sebanyak 98.462 unit serta BJ7000MBEVR2 dengan jumlah 18.425 unit.
Baca juga: Siap Masuki Era Baru Mobil Mewah, Bentley Uji SUV Listrik di Suhu Beku Ekstrem
Sebagai solusi, Xiaomi akan menghadirkan pembaruan perangkat lunak melalui sistem over-the-air (OTA) tanpa biaya tambahan bagi pemilik kendaraan. Pihak perusahaan juga akan mengirimkan pemberitahuan kepada konsumen yang terdampak.
Sedan listrik Xiaomi SU7 sendiri cukup populer di pasar domestik karena menawarkan desain futuristis, performa mumpuni, serta fitur teknologi modern. Untuk saat ini, model tersebut hanya tersedia di China, namun Xiaomi sudah menyiapkan rencana ekspansi ke pasar global dalam beberapa tahun mendatang. jkt-02/gfr
Editor : Redaksi