Warga Lamongan Sumbang Sampah setiap Hari Sampai 550 Ton

Reporter : Muhajirin
Pengelolaan sampah terpadu dan pemaksimalan Bank sampah terus ditingkatkan di Lamongan. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Warga Kabupaten Lamongan setiap harinya menyumbang sampah rata-rata 550 ton, sampah dari warga yang tersebar di 27 Kecamatan itu, pengelolaan sampah akan terus dimaksimalkan dengan  Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), Bank Sampah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam melakukan pengelolaannya harus didukung pemberdayaan TPS3R yang maksimal di setiap desa. Yang mana telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Undang-undang ini mewajibkan pengelolaan sampah yang meliputi, pengurangan dan penanganan, serta pengumpulan sampah yang seharusnya dilakukan dari sumber sampah hingga Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), melalui fasilitas seperti TPS3R. 

Baca juga: Perusahaan Enggan Bersinergi dalam Penyaluran CSR Harus Ditindak Tegas

Progres TPS3R di Kota Soto masih perlu peningkatan, karena hingga saat ini baru ada 21 TPS3R. Sedangkan jumlah desa/kelurahan di Lamongan ada 474.

Seperti yang disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan prosesi pemberangkatan aksi bersih sampah oleh Forkopimda Lamongan, OPD, staf, hingga pelajar, dalam rangka peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025.

Lalu kapasitas pengelolaan TPST Samtaku rata-rata adalah 60 ton per hari (dari jumlah yang masuk per hari sebesar 40-45 ton per hari (existing).

Baca juga: Lamongan Berkontribusi Tercapainya Swasembada Pangan Nasional 2025

Untuk mendukung kapasitas TPST Samtaku, Pemkab Lamongan akan membangun TPST Dadapan. Tentu hadirnya TPST Dadapan yang masih dalam proses ini akan mengcover pengelolaan sampah di wilayah pantura. 

Dari target penanganan dan pengurangan sampah pada tahun 2024 (Kebijakan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga), sebesar 70% pada penanganan dan 30% pada pengurangan. 

Artinya Kabupaten Lamongan telah melakukan upaya penanganan dan pengurangan sampah, namun realisasi di lapangan masih belum berjalan secara maksimal. Sehingga perlu adanya peningkatan peran serta masyarakat dan peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, agar kedepannya jumlah sampah yang tertangani dapat meningkat.

Baca juga: Perusahaan di Lamongan Masih Enggan Kerjasama dengan Forum CSR Bentukan Bupati 

Aksi bersih sampah hari ini dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Lamongan, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, dan lingkup lainnya.

Adapun armada yang akan mendukung aksi bersih sampah, diantaranya ada 3 dump truck, 10 tossa, dan 100 pasukan kebersihan. 

Dump truck akan menyisir ke wilayah Kecamatan Tikung, Kecamatan Babat, dan Kecamatan Karangbinangun. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru