Harga Jual Tinggi, Pemkot Madiun Uji Coba Budidayakan Jagung Ungu

surabayapagi.com
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun Totok Sugiharto (kanan) bersama Kepala OPD lain ikut kegiatan panen komoditas jagung ungu. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Wali Kota Madiun Maidi terus berkomitmen dalam menunjang komoditas pangan di wilayahnya. Salah satunya dengan uji coba budidaya komoditas jagung ungu di lahan percobaan seluas 700 meter persegi yang ada di kawasan Taman Edukasi dan Wisata Ngrowo Bening.

Pasalnya, jagung ungu memiliki keunggulan ganda, yakni selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan. Tak hanya sangat berkhasiat untuk penderita diabetes maupun hipertensi dari segi kesehatan, jagung ungu juga dapat dijual dengan harga tinggi.

Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga

"Uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga tinggi. Kalau jagung biasa satu tanaman menghasilkan empat sampai lima buah, sedangkan jagung ungu dua buah saja sudah luar biasa karena harganya cukup mahal. Ini peluang bagus untuk dikembangkan," ujar Maidi, Rabu (24/09/2025).

Baca juga: Dongkrak Sektor Pariwisata Religi, Pemkot Madiun Manfaatkan Bantuan Becak Listrik

Ke depan, Pemkot Madiun berencana memanfaatkan lahan tidur sekitar 12 hektare untuk menanam komoditas tersebut, di samping pisang cavendish dan tanaman pangan lainnya. Hasil panennya pun berlimpah, produksi jagung ungu per hektare bisa mencapai 10–13 ton. Selain itu, jagung ungu berumur lebih pendek, sekitar 70 hari sudah bisa dipanen untuk direbus atau dimasak. 

Sedangkan cara budidaya-nya, petani sekaligus pengelola lahan jagung ungu di kawasan setempat, Dedi Wijatmoko mengungkap, produktivitas jagung ungu hampir mirip dengan jagung biasa. Sedangkan menyoal harga, jagung ungu bernilai ekonomi tinggi, satu buahnya saja dihargai sekitar Rp6 ribu, sedangkan per kilogramnya bisa mencapai Rp20 ribu hingga Rp23 ribu.

Baca juga: Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dengan potensi tersebut, Pemkot Madiun optimistis pengembangan jagung ungu bisa menjadi salah satu solusi ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang ingin membudidayakan. md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru