Temuan Langka! Bangkai ‘Paus Balin’ Sepanjang 7 Meter Ditemukan di Pantai Tulungagung

surabayapagi.com
Kondisi bangkai paus balin (Balaenoptera sp.) ditemukan terdampar di Pantai Nglarap, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Warga di sekitar pesisir Pantai Nglarap, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan langka yakni seekor paus balin (Balaenoptera sp.) sepanjang sekitar tujuh meter terdampar, kemarin.

Temuan bangkai mamalia laut langka ini pertama kali dilaporkan seorang petani penggarap lahan di sekitar pantai. Meski demikian, kondisi paus saat ditemukan sudah tidak bernyawa.

Baca juga: Menikmati Wisata Pesisir Selatan yang Menawan di Pantai Midodaren Tulungagung

Menindaklanjuti temuan tersebut, Koordinator Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Popoh Aipda Maryanto melakukan upaya evakuasi sempat dilakukan, namun terkendala akses jalan yang sulit dijangkau alat berat.

"Pilihan metode penanganan bisa dikubur, dibakar, ditenggelamkan, atau dibiarkan terurai alami. Lubang kubur manual pun tak bisa segera digarap karena keterbatasan tenaga," tuturnya, Rabu (24/09/2025).

Baca juga: Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Sehingga, diputuskan, pihaknya akan membiarkan bangkai paus tersebut hingga terurai secara alami. Diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2 minggu hingga bangkai terurai. 

Dan untuk mencegah bangkai hanyut kembali ke laut, petugas mengikat tubuh paus ke karang. Setelah itu, laporan kemudian diteruskan ke Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Baca juga: Terkuak Temuan Misteri Suara Gemercik di Sampang, Ada Kandungan Belerang di Tanah

Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tidak mendekat ke lokasi bangkai. Hal ini dikarenakan penyebab kematian belum diketahui dan berpotensi menularkan penyakit.

"Lokasinya jauh dari pemukiman, sehingga diputuskan dibiarkan terurai alami. Paus adalah mamalia berdarah panas, risikonya mirip manusia, sehingga dihimbau untuk menjauh," kata Koordinator BPSPL Denpasar Satker Surabaya Suwardi. tl-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru