Pesona Pantai Kedung Tumpang, Gerbang Mistis Menuju Istana Ratu Selatan di Tulungagung

Reporter : Redaksi

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabupaten Tulungagung memiliki banyak destinasi wisata alam menawan, salah satunya Pantai Kedung Tumpang yang terletak di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban. Pantai ini menjadi salah satu primadona wisata karena menawarkan panorama alam khas pesisir selatan yang indah dan eksotis.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan sekitar satu jam lebih dari pusat Kabupaten Tulungagung. Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan tebing dan area perkebunan yang menambah daya tarik tersendiri sebelum tiba di lokasi wisata.

Baca juga: Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Salah satu daya tarik utama Pantai Kedung Tumpang adalah kolam alami yang terbentuk di antara bebatuan karang di sekitar pantai. Kolam ini memiliki gradasi warna air laut yang menawan, berpadu dengan pasir putih dan ombak khas pantai selatan. Tempat ini sering menjadi spot favorit wisatawan untuk berendam maupun berfoto, terutama bagi mereka yang gemar mengabadikan keindahan alam.

Meski menawarkan keindahan yang memukau, pengunjung diimbau tetap berhati-hati. Ombak besar merupakan ciri khas pantai selatan yang bisa datang tiba-tiba, sehingga keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama selama berwisata.

Baca juga: Lantik 27 Pejabat Fungsional, Bupati Gatut Ingatkan Jangan Cuma Datang Absen

Tebing-tebing tinggi yang menjulang di sekitar pantai juga menambah kesan megah dan alami dari Pantai Kedung Tumpang. Dengan hanya membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan panorama pantai ini.

Menariknya, Pantai Kedung Tumpang juga menyimpan mitos lokal yang masih dipercaya masyarakat sekitar hingga kini. Warga setempat meyakini bahwa Pantai Kedung Tumpang merupakan salah satu dari tiga gerbang menuju Istana Ratu Pantai Selatan, selain Pantai Parangkusumo di Yogyakarta dan Pelabuhan Ratu di Jawa Barat.

Baca juga: Optimalkan Realisasi PBB-P2 Rp 42,6 Miliar di 2026, Gatut Sunu Tekankan 4 Poin Penting

Selain itu, terdapat larangan membawa buah jeruk ke area pantai. Berdasarkan kepercayaan masyarakat, buah jeruk diyakini dapat memicu datangnya ombak besar yang menghantam pesisir. Mitos ini masih dijaga dan dihormati oleh penduduk setempat sebagai bagian dari kearifan lokal dan penghormatan terhadap alam.

Dengan keindahan alam yang memukau serta nuansa mistis yang menyelimuti, Pantai Kedung Tumpang menjadi destinasi wisata yang memadukan pesona alam dan budaya lokal, menjadikannya tempat yang layak dikunjungi bagi pecinta wisata alam maupun penikmat kisah legenda Nusantara. tag-01/gfr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru