Masuki Pasar China, Pikap Hybrid BYD Shark Dibanderol Lebih Murah

surabayapagi.com
Pikap Hybrid  BYD Shark. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif terbesar asal China, BYD bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) andalannya, yakni BYD Shark, ke pasar domestik dalam negeri. Kini. peluncuran versi terbaru tersebut sudah masuk tahap perencanaan. 

Menariknya, General Manager Public Relations BYD Group, Li Yunfei menyebut harga Shark di China akan lebih murah dibandingkan versi ekspor. “Model ini memang kami jual secara internasional lebih dulu, tapi pasar China akan mendapatkan harga yang lebih bersaing,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Sebagai informasi, BYD Shark pertama kali diluncurkan di Meksiko pada Mei 2024, dan hingga September 2025, sudah lebih dari 30.000 unit yang dikirim ke pasar luar negeri. Secara dimensi, Shark memiliki panjang 5.457 mm, lebar 1.971 mm, tinggi 1.925 mm, dan jarak sumbu roda mencapai 3.260 mm.

Truk ini juga mampu mengangkut lima penumpang dengan kapasitas bak muatan 1.450 liter dan beban maksimal hingga 835 kilogram. Untuk performa, BYD Shark mengandalkan sistem plug-in hybrid yang memadukan mesin bensin 1,5 liter turbo dengan dua motor listrik.

Baca juga: Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Kombinasi ini menghasilkan tenaga total 320 kW atau sekitar 430 tenaga kuda, serta torsi puncak 650 Nm. Tenaganya disalurkan ke sistem penggerak empat roda (AWD), sementara baterai LFP berkapasitas 29,58 kWh mampu memberikan jarak tempuh listrik murni hingga 100 km, dan total jarak gabungan mencapai 840 km.

Konsumsi bahan bakarnya pun tergolong efisien, hanya 7,5 liter per 100 km. Harga BYD Shark di pasar internasional memang bervariasi., seperti Meksiko, model ini dijual mulai 899.980 peso atau sekitar Rp765 juta, sementara di Australia dibanderol AUD 57.900 atau sekitar Rp595 juta.

Baca juga: Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Dengan harga lebih rendah dari pasar global, BYD berharap versi domestik bisa menjadi primadona di segmen pikap hybrid. Pasar pikap listrik dan hybrid di China sendiri tengah tumbuh pesat.

Selain itu, dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi bahan bakar, dan harga kompetitif, BYD Shark berpeluang besar merebut pasar domestik. Meski begitu, BYD tetap harus bersaing ketat dengan merek-merek lokal seperti GWM Cannon Alpha dan Radar King Kong EM-P yang juga mengincar segmen serupa. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru