SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, Jeep harus menelan pil pahit lantaran bakal menarik kembali (recall) sebanyak 24.238 unit Wrangler 4xe PHEV menyusul pembaruan over the air yang gagal, yang dapat memicu hilangnya daya penggerak. Bahkan ada kendaraan yang tiba-tiba rusak dari keluhan para pengguna.
Pembaruan perangkat lunak tersebut dapat menyebabkan adanya kesalahan antara modul dan Hybrid Control Processor dan dapat mengakibatkan kehilangan daya saat kendaraan sedang berjalan.
Baca juga: Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) menghubungi produsen mobil itu setelah menerima lebih dari 200 keluhan dan menemukan masalah serupa yang dilaporkan secara daring. Total ada tujuh laporan dan melihat masalah yang disebutkan di forum, Minggu (26/10/2025).
Baca juga: Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat
Lebih lanjut, pihak perusahaan segera mulai menyelidiki masalah tersebut dan menemukan 111 catatan bantuan pelanggan, 69 laporan lapangan, dan 55 insiden lainnya yang berpotensi terkait dengan masalah tersebut antara 10 Oktober dan 14 Oktober.
Baca juga: Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin
Menindaklanjuti hal tersebut solusinya masih dalam tahap pengembangan dan telah melakukan tindakan korektif sementara, untuk menghindari hilangnya daya penggerak. jk-04/dsy
Editor : Desy Ayu