SurabayaPagi, Surabaya – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Deputi Bidang Kreativitas, Budaya dan Desain, bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI dan Pemerintah Kota Surabaya, menggelar pelatihan desain produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya, Senin (27/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan promosi digital serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar online. Pelatihan tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor, terutama kuliner dan kerajinan.
Baca juga: Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengatakan pelatihan desain grafis menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas serta memperkuat nilai jual produk.
“Desain yang menarik dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar, terutama di sektor kuliner dan restoran. Semakin baik visualnya, semakin tinggi pula nilai jual produk,” ujarnya.
Bambang juga mengapresiasi langkah Kemenparekraf yang turun langsung memberikan pelatihan kepada masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menumbuhkan lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif.
Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI
Deputi Bidang Kreativitas, Budaya dan Desain Kemenparekraf, Yuke Sri Rahayu, menjelaskan pelatihan ini dirancang agar pelaku ekonomi kreatif mampu menampilkan produk mereka secara menarik di media sosial.
“Kami ingin membantu pelaku usaha agar mampu memvisualisasikan produknya dengan baik di platform digital. Visual yang menarik dapat menarik minat calon pembeli dan berdampak pada peningkatan omzet,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyebut kegiatan ini relevan bagi pelaku usaha lokal, khususnya di sektor kuliner.
Baca juga: Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas
“Foto makanan yang menarik bisa meningkatkan minat beli. Tapi tentu harus diimbangi dengan kualitas produk agar tidak mengecewakan konsumen,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat di Surabaya, serta membuka lebih banyak peluang kerja di bidang digital dan desain. Byb
Editor : Redaksi