Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk UMKM di pasar.

Dorongan itu mencuat dalam Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian bagi UMKM yang diikuti puluhan pelaku usaha di Surabaya, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar BSN bersama Komisi VII DPR RI untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya standardisasi produk.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat BSN Sigit Wijatmiko mengatakan, pelaku UMKM dapat memanfaatkan program SNI Bina UMKM tanpa dipungut biaya.

Program tersebut mencakup pendampingan sejak tahap pembinaan hingga proses produksi agar produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan keamanan.

“Untuk program SNI Bina UMKM itu gratis. Semua mulai dari pembinaan sampai dia nanti produksinya benar-benar dipastikan produk itu sesuai standar, terjamin mutunya, terjamin keamanannya, semua itu nanti kita bimbing secara gratis,” ujarnya, Jumat 4 September 2026.

Menurut Sigit, SNI Bina UMKM ditujukan terutama bagi produk dengan tingkat risiko rendah.

Sedangkan produk yang masuk kategori berisiko tinggi dapat mengajukan sertifikasi SNI secara langsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tanda SNI Bina UMKM itu untuk produk-produk yang risikonya rendah. Kalau risikonya tinggi bisa langsung ke SNI,” tuturnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai percepatan standardisasi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurutnya, penerapan SNI tidak semata berkaitan dengan peningkatan kualitas produk, tetapi juga menjadi instrumen untuk memberikan perlindungan kepada konsumen.

“Kita sangat mengharapkan proaktif dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Ini yang sudah dilakukan luar biasa untuk menyosialisasikan tentang pentingnya SNI bagi produsen, khususnya produsen atau UMKM,” katanya.

Bambang mengungkapkan, jumlah UMKM yang telah terdaftar di Surabaya mencapai sekitar 106 ribu pelaku usaha.

Namun, jumlah UMKM yang telah memperoleh SNI Bina UMKM masih berada di kisaran 300 pelaku usaha.

Kesenjangan tersebut, menurut Bambang, perlu segera direspons dengan target dan batas waktu yang jelas agar proses standardisasi dapat berlangsung lebih cepat.

“Sekarang ini masih 300 sekian yang kita harapkan harus punya target waktu. Jadi, untuk mempercepat UMKM di Surabaya ini bisa masuk di standardisasi SNI atau SNI Bina UMKM itu sendiri,” terangnya.

Bambang juga berharap penerapan SNI tidak berhenti pada pemenuhan standar administratif.

Setelah mendapatkan standardisasi, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus memperbesar kapasitas produksinya sehingga dapat berkembang dan naik kelas.

“Kita sangat mengharapkan UMKM-UMKM yang sudah ber-SNI ini bisa meningkatkan produksinya dari sisi kualitas. Yang kedua adalah kuantitas, jumlahnya akan menjadi lebih besar, sehingga dengan SNI ini mereka bisa naik kelas dari semua sisi,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, BSN dan Komisi VII DPR RI mendorong pelaku UMKM untuk melihat standardisasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.

Penerapan SNI diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap produk UMKM sekaligus memberikan jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen.

Berita Terbaru

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah, kalini di gelar di halaman Masjid Baitu…

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bukan karangan bunga atau ucapan seremonial. Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madiun memilih sapu dan jebakan ti…

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW khidmat dan penuh kehangatan digelar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) K…