Jelajah Wisata Ijen Golden Route, Staycation Etnik di Kaki Gunung Ijen Banyuwangi

surabayapagi.com
Ijen Golden Route, yang berada di kawasan kaki Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Destinasi wisata baru yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi yang bernama ‘Ijen Golden Route;’ menawarkan keindahan jelajah di kawasan kaki Gunung Ijen, kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu. Mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal, kafe yang Instagramable hingga tempat staycation etnik yang keren.

"Kami sedang mempromosikan berbagai potensi wisata yang berkembang pesat di sekitar kaki Gunung Ijen," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (05/11/2025).

Baca juga: Ranu Sentong Bakal Jadi Destinasi Wisata Ekologis Baru di Probolinggo

Lebih lanjut, di kawasan wisata tersebut juga menawarkan sederet wisata alam yang layak untuk dikunjungi, seperti Sendang Seruni di Desa Tamansari atau Banyu Kuwung yang memiliki sumber air jernih.

Selain itu, lanjutnya, ada pula air terjun Kalibendo yang menghadirkan tracking di kawasan perkebunan cengkih dan karet yang rindang serta diiringi gemericik sungai yang menyegarkan, atau juga bersantai di wana wisata air terjun Jagir yang memesona dengan guyuran air kembarnya.

Baca juga: Menara Air Randu Pangger Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Berbasis Sejarah dan Edukasi

Bagi wisatawan yang ingin merasakan ngopi yang Instagramable, menurutnya, ada banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Taman Gandrung Terakota yang menghadirkan paket komplit wisata.

Bupati Ipuk menambahkan di kawasan sekitar Ijen berkembang menjadi destinasi staycation populer, beragam penginapan hadir dengan konsep ramah lingkungan dan pemandangan langsung ke alam. Mulai dari vila bernuansa rustic, homestay dengan sentuhan budaya Osing, hingga resor modern di tengah kebun kopi.

Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Diketahui, kawasan Gunung Ijen adalah contoh sempurna harmoni antara alam, budaya lokal dan pariwisata berkelanjutan. Disatu sisi, masyarakat setempat yang ramah menyambut wisatawan dengan kearifan khas Osing memberikan pengalaman yang bukan hanya indah dilihat, tetapi juga hangat dirasakan. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru