Perkuat Infrastruktur Wisata Daerah, Pemkab Trenggalek Anggarkan Rp18 Miliar

surabayapagi.com
Pengunjung menikmati suasana sambil bermain air di Pantai Pasir Putih, Karanggongso, Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat infrastruktur dan ekspansi destinasi wisata daerah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur tengah menyiapkan porsi anggaran Rp18 miliar yang masih bersifat dinamis dan menunggu finalisasi.

"Seluruh kegiatan budaya dan pariwisata menjadi prioritas, namun alokasi lebih besar difokuskan untuk pengembangan wisata," jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disparbud Trenggalek Edi Santoso, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: Ranu Sentong Bakal Jadi Destinasi Wisata Ekologis Baru di Probolinggo

Lebih lanjut, terkait anggaran pariwisata akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di sejumlah destinasi, terutama kawasan pantai di pesisir selatan yang masih memerlukan fasilitas pendukung seperti area parkir, jogging track, dan sarana kebersihan.

"Wisata pantai masih butuh banyak pembenahan agar lebih representatif dan menarik bagi wisatawan," ujarnya.

Baca juga: Menara Air Randu Pangger Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Berbasis Sejarah dan Edukasi

Pemerintah daerah menilai, peningkatan fasilitas dasar menjadi kunci agar wisatawan merasa nyaman dan terdorong untuk berkunjung lebih lama, sehingga berimbas positif pada sektor ekonomi masyarakat sekitar. 

Selain peningkatan fasilitas, Pemkab Trenggalek juga menyiapkan langkah ekspansi destinasi wisata di dua lokasi potensial, yaitu Goa Lowo dan Tumpak Tileng. Kedua tempat tersebut memiliki daya tarik alam yang khas dan dinilai mampu menjadi magnet baru pariwisata Trenggalek.

Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Edi menambahkan, besaran anggaran Disparbud tahun depan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Namun jika rencana pinjaman daerah disetujui, maka porsi pembiayaan pengembangan wisata akan bertambah signifikan. Sementara itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata hingga Oktober 2025 baru mencapai 56 persen dari target Rp9 miliar. 

“Tren penurunan PAD terjadi hampir di semua daerah, bukan hanya Trenggalek. Kami berharap tahun depan kondisi ekonomi membaik agar target PAD Rp10 miliar dapat tercapai,” tuturnya. tr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru