Kartar Trate Hidupkan Semangat UMKM Lewat Gelaran "Kuliner Jajan Trate" Setiap Dua Pekan

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Anggota DPRD Gresik Elvita Vetty ikut berbelanja di stan Kuliner Jajan Trate yang digelar Kartar Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, Ahad (16/11/2025). SP/ MAIDID

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Suasana Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kembali ramai dengan digelarnya pasar kuliner UMKM bertajuk “Kuliner Jajan Trate”. Agenda yang diinisiasi Karang Taruna (Kartar) Kelurahan Trate ini digelar rutin setiap dua pekan, mulai pukul 06.30 hingga 09.30, dan langsung menyedot perhatian warga.

Di sepanjang area kegiatan, sejumlah stan UMKM berjajar rapi menampilkan aneka kuliner, mulai dari donat, sate taichan, rice bowl, arang-arang kambang, moci, lontong gomeh, es krim, bubur waduk, hingga berbagai jajanan lainnya. Para pelaku UMKM lokal tampak antusias mempromosikan produk buatan mereka.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Ketua Karang Taruna Kelurahan Trate, Rudi, mengatakan bahwa kegiatan ini bermula dari dorongan untuk membangkitkan kembali ekonomi mikro warga.

“Dengan anggaran swadaya yang terbatas, kami tetap ingin memberi ruang bagi UMKM Trate. Bahkan UMKM dari luar Trate juga kami persilakan ikut meramaikan. Intinya, kami ingin ekonomi mikro masyarakat bergerak,” jelasnya, Ahad (16/11/2025).

Selain pasar kuliner, kegiatan ini juga diramaikan dengan senam pagi yang diikuti puluhan warga. Suasana semakin meriah ketika peserta mengikuti instruksi instruktur senam yang energik.

Gelaran ini telah berlangsung dua kali, dan menurut Rudi, Kartar tengah mempertimbangkan peningkatan frekuensi kegiatan.

“Awalnya dua minggu sekali. Jika antusiasme terus meningkat, kami upayakan bisa digelar setiap minggu,” ujarnya.

Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal

Lurah Trate, Ruli Budiman, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai pasar kuliner tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi UMKM sekaligus menghidupkan Koperasi Merah Putih (KMP) Trate melalui agenda pasar murah.

“Ini aspirasi masyarakat yang dieksekusi oleh Karang Taruna. Tujuannya jelas: mengangkat UMKM dan menguatkan KMP lewat kegiatan yang berdampak langsung pada warga,” ungkap Ruli.

Ia menambahkan bahwa KMP Trate kini juga menjalankan program pengelolaan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi uang, sebagai upaya menumbuhkan budaya ekonomi produktif di lingkungan kelurahan.

Sutiono, Pengawas KMP Kelurahan Trate, mengungkapkan bahwa pasar murah yang digelar bersamaan dengan acara kuliner selalu diminati warga. Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau, di antaranya:

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM

  1. Telur puyuh: Rp 31.000/kg
  2. Telur Horn: Rp 28.000/kg
  3. Minyak goreng: Rp 16.500/liter
  4. Susu dan beras 5 kg: Rp 74.000 

“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan KMP. Harga-harga kami tekan semampu kami agar tetap terjangkau,” jelasnya.

Menurut Sutiono, keberadaan “Kuliner Jajan Trate” telah benar-benar menghidupkan semangat pemberdayaan UMKM.

“Karang Taruna, KMP, dan pemerintah kelurahan berjalan beriringan menjaga agar denyut ekonomi mikro di Trate terus bergerak,” pungkasnya. did

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru