Puluhan Warung di Lamongan Ambruk dan Hanyut Diterjang Hujan Angin

surabayapagi.com
Keadaan dua Warung Roboh dan Hanyut Gegara Hujan Angin di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Diterjang cuaca ekstrem berupa hujan angin membuat sebanyak puluhan warung di  di kawasan Pasar Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur ambruk dan Hanyut di ke aliran sungai. Selain itu, satu pohon dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.

Hujan deras dan angin kencang tersebut juga merusak sejumlah atap warung makan serta merobohkan tenda usaha milik pedagang di sekitar lokasi. Selain itu, satu pohon dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2025, KPAI Sebut Perundungan di Sekolah  Tembus 37,5 Persen

Choirul Huda, salah satu saksi mata mengatakan jika angin kencang datang dari arah utara dan berlangsung cukup singkat, namun berdampak besar terhadap bangunan semi permanen di kawasan pasar.

"Anginnya kencang banget, sekitar 4 sampai 5 menit. Setelah itu warung tambal ban dan toko stiker roboh, lalu hanyut ke sungai," ujarnya, Minggu (21/12/025).

Baca juga: Dua Kali Berkirim Surat ke Pol PP Tak Ditanggapi,  LBH Pilar Kasih Keadilan Siapkan Gugatan

Melihat fenomena kejadian tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Ery S Rosidi, menambahkan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Sebanyak lima personel BPBD dikerahkan untuk mengevakuasi bangunan warung yang hanyut serta memotong pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Sekitar pukul 13.00 WIB terjadi hujan deras di wilayah Pasar Sidoharjo dan Sukomulyo, Lamongan kota. Dampaknya, enam warung dan satu pohon roboh, serta beberapa warung hanyut ke sungai," ujar Ery.

Baca juga: Gen Z Warnai Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Lamongan

Lebih lanjut, Ery juga menyebutkan, cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan tenda acara di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan Lamongan, roboh akibat terpaan angin kencang.

Sehingga, tak lupa, BPBD Lamongan selalu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan disertai angin kencang. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon serta menjaga jarak dari jaringan listrik guna menghindari risiko kecelakaan. lm-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru