Sejumlah Rumah di Situbondo Rusak Parah Diterjang Angin Puting Beliung

surabayapagi.com
Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, mengevakuasi pohon tumbang menimpa rumah warga. SP/ STB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Diterjang hujan disertai angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah warga dusun Wringin Timur dan dan dusun Krajan, Desa Wringin Anom, Panarukan, rusak parah dan ada yang tertimpa pohon.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono mengungkap, jika saat ini pihaknya masih melakukan asesmen di lapangan untuk mendata lebih detail rumah terdampak.

Baca juga: Luapan Banjir Bandang Sungai Lubawang Terjang 7.435 Rumah di Situbondo

"Sesuai keterangan warga di desa itu, sebelum terjadi angin puting beliung, diawali hujan ringan dan tidak lama kemudian angin puting beliung menghempas rumah warga dan pohon tumbang," jelas Puriyono, Minggu (28/12/2025).

Setelah menerima laporan, Pusdalops BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan. Hasil pendataan menunjukkan mayoritas rumah warga mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat terjangan angin pusaran tersebut.

Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung Disertai Hujan Deras, Puluhan Rumah di Situbondo Rusak Parah

Sedangkan berdasarkan data sementara, total 6 rumah terdampak. Paling parah, satu rumah tertimpa pohon. Dan untuk kerugian material akibat puting beliung tersebut masih dihitung. 

Diketahui, saat ini tim BPBD tengah melakukan penanganan rumah terdampak. Yaitu memotong pohon yang menimpa rumah maupun membantu rumah-rumah yang rusak lainnya, serta dampak lainnya.

Baca juga: 4 Kecamatan Probolinggo Diterjang Hujan Angin Puting Beliung, 4 Rumah Warga Rusak

Sementara itu, kondisi angin kencang disertai puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Situbondo juga disertai hujan lebat. Beruntungnya, melihat kondisi tersebut warga berlindung ke tempat yang lebih aman. Sehingga tak sampai ada warga yang terdampak.

Lebih lanjut, Puriyono mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam. Warga juga terus diingatkan untuk memantau informasi cuaca dari BMKG guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. st-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru