Rumah Warga di Bojonegoro Rusak Diterjang Banjir Bandang dan Angin Kencang

surabayapagi.com
Rumah warga RT 04 Desa Ngunut Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro kebanjiran. SP/ BJN

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Diterjang hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang  mengakibatkan banjir hingga merusak rumah warga rusak di beberapa desa. Bahkan, rata-rata genangan air mencapai sekitar 40 sentimeter tingginya sehingga jalan poros desa membuat arus lalu lintas terganggu dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Banjir bandang dikektahui merendam Desa Ngunut, dan jalan antar kecamatan di Desa Ngunut - Dander dan Jalanporos desa Sendangrejo kecamatan Dander. Sedangkan angin kencang juga turut merusak atap-atap rumah warga.

Baca juga: Diterjang Material Longsor saat Hujan Deras, Jalur Wisata Bromo via Malang Ditutup Total

Banjir bandang tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan sungai Ngunut tak mampu menampung debet air dan akhirnya debit air sungai meningkat.

"Air sempat meluap ke pemukiman warga dan jalan. Arus lalu lintas juga sempat terganggu. Saat ini sudah surut," ujar Kapolsek Dander, Iptu Warsito membenarkan, Jumat (09/01/2026).

Selain di Kecamatan Dander, banjir bandang juga dilaporkan terjadi di Dusun Sugihan Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang. Banjir dipicu oleh luapan air dari pembangunan saluran air yang tidak mampu menampung debit air hujan.

Baca juga: Terancam Gagal Panen: 28 Hektare Lahan Padi di Ponorogo Terendam Banjir, Petani Merugi

"Untuk kondisi di Sugihan saat ini sudah surut dan relatif aman," jelas Kepala Desa Kedungsumber, Sukardi.

Tak hanya banjir, hujan deras yang disertai angin kencang juga menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, dan Desa Taji Kecamatan Tambakrejo, beberapa pohon tumbang dan menimpa rumah warga. angin kencang juga merusak beberapa rumah warga di Desa Taji, Kecamatan Tambakrejo. Sejumlah bagian atap rumah dilaporkan rusak akibat disapu angin.

Baca juga: Tradisi Musiman, Warga Bojonegoro Antusias Berburu Jamur Barat di Hutan Jati

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak BPBD Bojonegoro hingga saat ini masih terus melakukan pendataan, dampak banjir dan angin kencang di Bojonegoro. Sedangkan Menurut salah seorang warga, rumah milik Arif (53) warga RT 04 RW 01 Desa Ngunut, Kecamatan Dander, saat ini sibuk menyelamatkan barang-barang.

“Saat ini warga bersama pemilik rumah sedang menyelamatkan barang-barang yang ada di dalamnya,” ujarnya singkat. bj-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru