Dukung Operasional Becak Listrik, Pemkab Tulungagung Siapkan Pembangunan SPKLU 

surabayapagi.com
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat mencoba secara langsung becak listrik pemberian Presiden Prabowo kepada tukang becak di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung operasional becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) agar pengemudi becak tidak kesulitan mengisi daya.

Pemkab juga berkomitmen memastikan program becak listrik tidak membebani para penerima termasuk terkait kebutuhan perawatan rutin, servis berkala dan penggantian aki apabila terjadi kerusakan.

Baca juga: Selama Ramadhan 2026, Pemkab Tulungagung Tiadakan Sementara Agenda CFD

Dimana, aki becak listrik tersebut memiliki masa garansi enam bulan. Apabila terjadi kerusakan dalam masa tersebut, penggantian aki akan diberikan secara gratis kepada penerima bantuan.

"Becak listrik ini kami pastikan tidak membebani pengemudi. Servis rutin, penggantian aki, hingga pengisian daya akan kami bantu," kata Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung Iswahyudi, Senin (12/01/2026).

Baca juga: Pasca Diprotes Warga, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp6 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan

Sementara itu, saat ini pemerintah daerah masih melakukan pemetaan untuk menentukan lokasi pembangunan fasilitas tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN setempat terkait penyediaan SPKLU. Dishub, kata dia, akan segera mengirimkan surat permohonan resmi kepada PLN sebagai langkah awal.

"Setelah surat permohonan dikirim, kami bersama PLN akan melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembangunan SPKLU," jelasnya.

Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar

Sementara itu, untuk penentuan titik pembangunan akan disesuaikan dengan lokasi mangkal becak yang selama ini digunakan. Dan beberapa lokasi yang sudah dipastikan berpotensi menjadi titik SPKLU antara lain Stasiun Tulungagung dan Terminal Tipe A Gayatri. Kedua lokasi tersebut dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas pengemudi becak.

"Jumlah SPKLU akan menyesuaikan hasil survei dan kebutuhan di lapangan," kata Iswahyudi. tl-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru