Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Reporter : Lestariyono Blitar
Polisi saat olah TKP usai kebakaran semalam. SP/ Lestariono

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga Desa Sumberagung  Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, semalam Senen 2 Februari 2026 di kejutkan teriakan Pamuji 29 dari rumahnya, spontan warga mendatangi rumah Pamuji, sekaligus warga melihat kobaran api rumah Pamuji yang berasal dari dapur rumahnya, kejadian yang terjadi pukul 19.00 itu api begitu cepat menjalar sampai ke atab dapur, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Selorejo, sementara warga  bergotong royong  melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya dan hampir 3 Jam api bisa dipadamkan, namun kebakaran itu menghanguskan 3 buah sepeda motor milik korban (Pamuji).

Kebakaran rumah yang menghanguskan tiga motor, menurut keterangan Pamuji, semula dirinya berada dalam kamar, saat tidur tiduran itu mendengar suara letupan seperti kayu terbakar, langsung Pamuji keluar dan melihat api sudah membesar membakar dapur rumahnya, langsung memanggil Bela Tobing Rahayu istrinya, untuk meminta pertolongan dan mengamankan Boimin 62 ayah Pamuji.

Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

Kebakaran rumah itu menghanguskan 3 motor jenis N Max Thun 2023, Honda Beat tahun 2022, dan motor Suzuki Shogun 2009, sedang kerugian korban berkisar Rp.70 juta.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

Kejadian kebakaran itu di benarkan  Kapolsek Selorejo AKP Herry Poerwanto, S.H. dalam keteranganya melalui Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muhaeni, kejadian kebakaran tersebut sementara di duga pemicunya bara api yang terbakar dari tungku, rupanya  tungku dengan kayu bakar tersebut habis di gunakan memasak air dan api di padamkan, di mungkinkan bara api masih tersisa dan membakar kayu.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

"Walau api sempat membakar motor yang berada di dapur, sebelumnya api merembet ke atap dapur, setelah di lakukan pemadaman  beberapa anggota Polsek Selorejo bersama warga api dapat di padamkan, sementara sesuai keterangan korban, bahwa kejadian itu karena kelalaian tidak ada unsur lain dan merupakan musibah." Kata Aiptu Muheni di ruang kerjanya.

Peristiwa kebakaran tersebut  tidak menimbulkan korban, dan pihak korban (Pamuji) nyatakan bahwa kebakaran itu merupakan musibah. “Pemilik rumah menyatakan bahwa peristiwa kebakaran tersebut merupakan musibah, pihaknya membuat surat pernyataan dan tidak menuntut siapapun. ” tambah Kapolsek Selorejo AKP Herry Poerwanto SH. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru