Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

surabayapagi.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Pilang, Kecamatan Wonoayu. Menggelar pengajian untuk merayakan Ruwah desa atau sedekah bumi. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Tradisi ruwah desa atau sedekah bumi yang ada sejak nenek moyang masih terus dijaga dan dilestarikan kebudayaannya. Penilaian ruwah desa atau sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur kepada yang maha kuasa atas melimpahnya hasil panen, dan dijauhkan dari berbagai penyakit serta diberikan kesejahtraan bagi warga desa. 

Ruwah desa atau sedekah bumi juga merupakan suatu acara untuk memanjatkan do'a bersama untuk para arwah leluhur yang telah mendahului kita dan untuk kebaikan masyarakat desa itu sendiri. 

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Pilang, Kecamatan Wonoayu. Menggelar pengajian untuk merayakan Ruwah desa atau sedekah bumi yang digelar di Masjid  Baitul Mutaqiin pada kamis (13/12/2026) malam kemarin.

Kepala Desa Pilang H. Alfadi di tengah acara menyampaikan tradisi ruwah desa atau sedekah bumi  dengan memanjatkan Do'a bersama, ziarah makam sesepuh desa, dan di puncak acara di tutup dengan pengajian umum merupakan adat istiadat peninggalan nenek moyang yang harus dijaga dan diingat serta dilestarikan.

Karena ini sudah menjadi suatu bagian dari budaya, banyak mengandung nilai-nilai leluhur yang patut diturunkan kepada generasi-generasi muda atau penerus. Untuk itu generasi muda atau penerus perlu diajak ikut dalam kegiatan seperti ini.

Baca juga: Dialog Interaktif Pencegahan Diinformasi Pilkades 2026 Bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo

Tujuannya agar generasi saat ini mengenal ruwah desa atau sedekah bumi yang digelar setiap tahun, untuk apa serta ada apa, bagaimana maksud di dalamnya sehingga dengan begitu mereka akan memahami sejatinya ruwah desa atau sedekah bumi.

“Jangan sampai adat istidat yang baik seperti ruwah desa, bersih desa, doa bersama, tasyakuran tumpeng dengan hasil bumi, ngaji bersama itu tidak ada yang meneruskan dan punah.

Baca juga: Lantik Muslikhin Jabat Pj. Kades Klantingsari, Camat Tarik Minta Sukseskan Pilkades

H. Alfadi menjelaskan dalam acara rangkaian ruwah desa dilaksanakan doa bersama, tahlil, ziara kubur sesepuh, tasyakuran tumpeng bersama dari hasil panen bumi seluruh warga desa. 

“Semoga dengan dilaksanakan ruwah desa atau sedekah bumi ini seluruh warga desa Pilang mendapatkan keberkahan dari Allah dan Dilimpahkanya rezeki,  serta dijauhkan dari berbagai penyakit, dilimpahkan hasil panen, sehingga menjadi desa yang tenteram, makmur, damai dan aman. par/hik

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru