SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chery Automobile bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel di Australia pada kuartal keempat tahun ini. Produsen asal China tersebut memang agresif menjajaki segmen truk pikap. Model itu kemudian diekspor ke sejumlah kawasan, termasuk Amerika Latin dan Timur Tengah, dengan nama berbeda di beberapa negara, salah satunya Chery Himla.
Menariknya, Pikap ini mengusung mesin pembakaran internal (ICE) 2,5 liter dan ditargetkan memiliki kapasitas angkut hingga 1 ton yang dikembangkan dengan kode KP31 itu sebelumnya telah diperkenalkan di China dengan nama Rely P3X. Meski tetap menggunakan merek Chery. Di Australia, Rely P3X masih diperkenalkan sebagai mobil konsep.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
Pikap ini juga dikenal dengan kode internal KP31, yang proses perakitannya sempat masuk dalam tender peralatan perakitan akhir oleh Chery Commercial Vehicle (Shandong) pada tahun lalu. Gayanya mengotak dengan sentuhan modern, lampu depan bulat, bumper besar, serta pelindung plastik di sekeliling bodi, Rabu (25/02/2026).
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Sekilas, tampilannya mengingatkan pada Jeep Gladiator dengan bentuk yang lebih membulat. Selain itu, Chery mengklaim KP31 sebagai truk pikap pertama di dunia yang mengadopsi powertrain diesel PHEV. Mesin diesel 2,5 liter tersebut disebut memiliki efisiensi termal hingga 47 persen.
Pikap ini dikabarkan lebih difokuskan untuk kenyamanan berkendara di jalan raya, dengan tingkat getaran 30 persen lebih rendah dan konsumsi bahan bakar 10 persen lebih efisien. Meski begitu, spesifikasi final Chery KP31 atau Rely P3X masih belum diumumkan secara resmi.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
Saat masuk pasar Australia, pikap Chery bakal bersaing di segmen yang sudah padat. Beberapa rival yang lebih dulu hadir antara lain BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4. Chery berharap sistem plug-in hybrid bermesin diesel bisa menjadi pembeda utama untuk menarik konsumen. Ke depan, pada 2027, varian PHEV bermesin bensin juga disebut akan menyusul masuk ke pasar Australia. jk-01/dsy
Editor : Redaksi