SURABAYAPAGI.com , Blitar - Pengguna jembatan di atas sungai Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dikejutkan ada motor dan penumpangnya tercebur dari jembatan setinggi 3 meter dari sungai, akibatnya kecelakaan tunggal yang terjadi pada Rabu 25 Februari 2026 pukul 16.30 menewaskan Mus.63 warga Desa Kalitengah Kec.Panggungrejo Kabupaten Blitar, setelah di tolong warga dan sempat mencari keberadaan posisi korban.
Peristiwa kecelakaan yang ditangani Satlantas Polres Blitar dan Polsek Sutojayan itu, menurut keterangan Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni, kejadian tersebut, diduga korban kurang hati hatinya, sehingga korban tergelincir dan jatuh dari jembatan desa yang tanpa ada pagar atau pengaman jembatan.
Baca juga: Polres Blitar Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Secara Prima Lewat Mal Pelayanan Publik
"Menurut saksi saksi di tkp, korban M berkendaraan motornya berjalan dari arah Utara menuju Selatan, diduga saat di TKP jatuhnya korban motor yang di kendarai berjalan agak ke kiri, agak selip, akibatnya terguling (jatuh) ke kiri dan terjatuh, yang mengakibatkan meninggal dunia, saat ditemukan dalam pencarian," terang Aiptu Muheni panggilan akrabnya pada wartawan, Kamis (26/02/2026).
Baca juga: Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api
Perlu di ketahui jembatan sungai di desa Sutojayan, merupakan penghubung jalan desa, sementara jembatan tersebut tanpa pengaman ( pagar jembatan), kebetulan sore itu banyak masyarakat sedang bercengkrama menunggu sore hari menanti berbuka puasa.
Baca juga: Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP
"Memang kondisi korban ditemukan sudah meninggal dunia, sedang motornya pun tidak jauh dari tempat korban dalam sungai, selanjutnya dibawa ke Puskesmas juga pihak Polsek Sutojayan menghubungi pihak keluarga, untuk diserahkan kepada keluarganya, sedang pihak keluarga menyadari atas kejadian itu, untuk itu kami dari Polres Blitar berharap berhati hati dalam kendarai motor, apa lagi adanya jembatan seperti di tkp, lagi pula musim penghujan yang di mungkinkan jalanan licin," pungkas Aiptu Muheni. les
Editor : Redaksi