SurabayaPagi, Probolinggo - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus melakukan berbagai upaya pemeliharaan jaringan guna meminimalkan potensi gangguan yang dapat menyebabkan padam listrik, khususnya pada jaringan backbone 500 kV yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan Jawa-Bali.
Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo, di penghujung Februari lalu PLN melaksanakan pekerjaan penggantian Isolator Tension Flash pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV jalur Paiton – Grati #2 tepatnya di Tower 48 Phasa T (atas) arah tower kecil string luar atas dan bawah.
Baca juga: PLN UIT JBM Teken PKS dengan BKSDA Bali, Optimalkan Pengelolaan Aset Jaringan Transmisi
Dalam pelaksanaan pekerjaan ini, PLN menerjunkan sebanyak 14 personel Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) serta 6 personel regu pemeliharaan jaringan UPT Probolinggo.
Tim melakukan penggantian isolator pada jaringan SUTET 500 kV dengan metode khusus tanpa memadamkan aliran listrik.
Isolator merupakan salah satu komponen vital dalam sistem kelistrikan yang berfungsi sebagai penyekat antara bagian yang bertegangan dengan bagian yang tidak bertegangan.
Penggantian isolator tension flash ini dilakukan karena adanya penurunan standar kemampuan isolasi yang dapat berpotensi memengaruhi keandalan jaringan apabila tidak segera ditangani.
Baca juga: Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur
Melalui metode kerja PDKB, proses perbaikan dapat dilakukan tanpa memutus pasokan listrik kepada pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal sehingga masyarakat dapat terus menjalankan aktivitasnya tanpa terganggu oleh pemadaman listrik.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keandalan sistem transmisi.
“Pekerjaan ini kami lakukan untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik pada jalur backbone 500 kV. Hal ini juga sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi pasca terjadinya gangguan reclose sebelumnya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
Baca juga: Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang
Ia menambahkan bahwa PLN berkomitmen menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan listrik, khususnya di momen Ramadan ketika kebutuhan masyarakat terhadap listrik meningkat, baik untuk aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial di malam hari.
Dengan dilakukannya pemeliharaan preventif secara berkala, PLN berharap sistem transmisi tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman, aman, dan tanpa gangguan kelistrikan.
PLN juga terus mengoptimalkan kesiapsiagaan personel serta peralatan di seluruh jaringan transmisi demi memastikan layanan listrik yang andal bagi masyarakat. Byb
Editor : Redaksi