Lantik Pengurus BAZNAS Kota Mojokerto, Wali Kota Tekankan Amanah dan Integritas

Reporter : Dwi Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto.

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya amanah, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) saat melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto periode 2026–2031 di Pendopo Sabha Kridha Tama Rumah Rakyat, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan ucapan selamat kepada tiga pengurus yang baru dilantik, yakni Dwi Hariadi sebagai ketua, Muhtadi sebagai Wakil Ketua I, dan Akhnan sebagai Wakil Ketua II. Ning Ita mengakui jumlah pengurus kini berkurang dari lima menjadi tiga orang, namun ia menegaskan bahwa efisiensi tersebut tidak boleh mengurangi kinerja lembaga.

Baca juga: 46 LKSA di Lamongan Terima Bansos dari TP PKK dan Baznas

“Saya optimistis meskipun jumlah pengurusnya tiga orang, kinerja BAZNAS tetap maksimal dan tidak mengurangi output maupun kualitas pengelolaan zakat di Kota Mojokerto,” tuturnya.

Ning Ita menegaskan bahwa tugas sebagai pengurus BAZNAS merupakan amanah besar karena menyangkut pengelolaan ZIS dari aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat. Tanggung jawab tersebut tidak hanya kepada publik dan para muzakki, tetapi juga kepada Allah SWT.

“Amanah ini berat karena pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu harus dijalankan dengan benar dan penuh integritas,” tegasnya. 

Baca juga: Pemkot Mojokerto Salurkan Bansos kepada 294 Tukang Becak Jelang Hari Raya

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS secara profesional dan modern dengan berbasis data, perencanaan yang matang, serta sistem monitoring dan evaluasi yang jelas agar hasilnya terukur. Transparansi dan akuntabilitas, lanjutnya, menjadi kunci untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan ASN dan masyarakat adalah modal utama. Kalau dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan publik akan semakin meningkat,” tambahnya.

Selain itu, Ning Ita mendorong BAZNAS terus berinovasi dalam menghimpun zakat, tidak hanya mengandalkan kontribusi dari ASN, tetapi juga memperluas partisipasi masyarakat dan badan usaha.

Baca juga: Rantangan Ning Ita, Silaturahmi Wali Kota Mojokerto ke Rumah Warga untuk Buka Puasa Bersama

Dalam konteks pembangunan daerah, ia menegaskan BAZNAS merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Ia menyebut angka kemiskinan Kota Mojokerto terus menunjukkan tren penurunan dan berharap sinergi berbasis data dengan perangkat daerah terkait dapat semakin diperkuat.

Menutup sambutannya, Ning Ita berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah hingga akhir masa bakti pada 2031 dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa mendapat bimbingan tuhan dalam menjalankan tugasnya. dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB
Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB
Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB
Berita Terbaru