SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Siapa sangka, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 menjadi berkah bagi warga di Kota Probolinggo, Jawa Timur yang memanfaatkan bahan pipa PVC menjadi karya seni bernilai tinggi yakni lampu hias dengan berbagai motif dari kaligrafi hingga sketsa wajah. Tak hanya itu, jenis lampu hias seperti lampu meja, lampu dinding, hingga lampu gantung juga banyak diproduksi dan digemari.
Menariknya lagi, lampu hias dari bahan pipa PVC tersebut kini tembus hingga pasar Mancanegara. Bahkan, permintaan lampu hias mulai meningkat sejak awal Januari 2026. Hal itu turut dirasakan Erwin Andi Prastika, warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang berhasil mengolah pipa PVC atau paralon menjadi lampu hias bernilai seni tinggi. Bersama adiknya, Wisnu Wardana.
Baca juga: Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter
Dari hasil produksinya, dirinya bahkan, lebih dari 80 unit lampu hias telah dikirim ke sejumlah negara di Eropa dan Afrika. Lebih lanjut, memasuki bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, permintaan lampu hias meningkat hingga dua kali lipat. Motif yang paling banyak dipesan biasanya bernuansa Islami, seperti lafaz Allah SWT dan Muhammad SAW, ayat-ayat Al-Qur'an, serta berbagai ornamen kaligrafi lainnya.
Sedangkan untuk proses pembuatan lampu hias ini diawali dengan memotong pipa PVC sesuai ukuran yang diinginkan. Setelah itu, perajin membuat pola menggunakan kertas sebagai mal. Tahap berikutnya adalah proses pengukiran mengikuti pola gambar yang telah dibuat, Minggu (08/03/2026).
Baca juga: Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo
Pengukiran dilakukan dengan menggunakan mata bor kecil yang membutuhkan ketelitian tinggi. Tingkat kerumitan ukiran menjadi salah satu faktor yang menentukan harga lampu hias tersebut. Dan agar tampil lebih menarik, lampu kemudian dicat menggunakan berbagai warna seperti emas, silver, maupun warna lainnya.
Memasuki bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, permintaan lampu hias meningkat hingga dua kali lipat. Motif yang paling banyak dipesan biasanya bernuansa Islami, seperti lafaz Allah SWT dan Muhammad SAW, ayat-ayat Al-Qur'an, serta berbagai ornamen kaligrafi lainnya.
Baca juga: Masih Terendam Banjir, Aktivitas Ratusan KK di Kraksaan Probolinggo Terganggu
Sedangkan menyoal harga, lampu hias tersebut dijual bervariasi, mulai dari Rp 70 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran serta tingkat kerumitan motif ukiran. Dengan sentuhan kreativitas dan ketelitian, lampu hias dari pipa PVC ini mampu menjadi produk kerajinan bernilai ekspor dari Kota Probolinggo. pr-01/dsy
Editor : Redaksi