SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Viralnya berbagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial (medsos), kini sedikitnya operasional sebanyak 10 dapur SPPG yang tersebar di beberapa lokasi Bondowoso ditunda atau dihentikan sementara (suspend).
Penghentian tersebut terpaksa dilakukan karena tak memenuhi standar gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, terkait penundaan dilakukan dengan memberi dapur tersebut Surat Peringatan (SP) 1. Hal itu karena dapur SPPG tersebut dinilai tak memenuhi standar.
Baca juga: Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan
"Sebenarnya diduga jumlahnya mencapai puluhan. Cuma saat ini data yang masuk 10 SPPG," ungkap Koordinator SPPG Kabupaten Bondowoso, Mila Afriana Agustina, Jumat (13/03/2026).
Meski begitu, pihaknya tak mau menyebutkan lokasi maupun titik-titik kesepuluh dapur SPPG yang telah dilakukan penghentian sementara tersebut. Sementara itu, untuk standar dimaksud dalam ketentuan dari MBG itu yakni harus memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS), instalasi pengolahan Air limbah (IPAL), dan mess bagi Kepala SPPG dan seluruh stafnya.
Baca juga: Operasional SPPG di Banyuwangi Tetap Berjalan Normal di Tengah Kritik MBG
"Dampak pemberian suspend ini, dapur SPPG tersebut tak boleh beroperasi hingga melengkapi standar BGN," katanya.
Meski demikian, bagi dapur SPPG yang terdampak suspend bisa mengajukan permohonan surat pencabutan suspend hingga dapat memenuhi standar yang telah ditentukan MBG.
Baca juga: Dinilai Bermanfaat bagi Rakyat, Ratusan Peserta Aksi Damai Dukung Kebijakan Program MBG
"Kecuali mereka yang sudah melakukan pemesanan bahan pangan terakhir bisa memberikan MBG, tapi hingga minggu ini saja," ujar Mila Afriana Agustina. st-02/dsy
Editor : Redaksi