Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

surabayapagi.com
Lapangan Josenan Kota Madiun yang dipatok sebagai lokasi rencana pembangunan KKMP, mendapat penolakan dari warga.


SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, kian menguat. Warga menilai lokasi tersebut tidak tepat karena menjadi pusat aktivitas masyarakat.

‎“Yang kami tolak itu tempatnya, bukan programnya. Lapangan ini sangat penting bagi warga, mulai olahraga anak sekolah, kegiatan ekonomi, sampai kegiatan besar seperti salat Id,” ujar Wagiharto Warga RT 24 RW 08, Selasa (7/4/2026).


‎Tak hanya itu, Wagiharto juga menilai hasil pertemuan yang digelar hari ini  belum menjawab tuntutan warga. Ia juga menyebut masih banyak persoalan yang belum tuntas.

‎“Masih banyak ganjalan. Karena tadi dari perwakilan DPRD Kota Madiun masih dicarikan solusi. Padahal sikap kami jelas, menolak lokasi di sini,” tegasnya.

‎Warga juga menyoroti minimnya sosialisasi. Rencana pembangunan disebut baru diketahui setelah Lebaran, meski prosesnya diklaim sudah berjalan beberapa bulan sebelumnya.

‎“Harusnya dari awal disampaikan. Ini warga tahunya mendadak, jadi wajar kalau kecewa,” katanya.

‎Sementara itu, anggota DPRD Kota Madiun, Ganet Ringga Fabila, menyatakan pihaknya akan memfasilitasi aspirasi warga sekaligus mendukung program pemerintah pusat.

‎"Kita memfasilitasi bahwasanya kalau ada penolakan dari masyarakat, baiknya seperti apa? Kita sebagai pemerintah daerah tugasnya memfasilitasi sebatas dan kemampuan kita," ujarnya.

‎Ia menyebut, DPRD bersama pihak terkait akan melakukan peninjauan aset untuk mencari kemungkinan lokasi lain yang sesuai.

‎“Kita tampung aspirasi masyarakat. Nanti kita cek apakah ada alternatif lokasi lain yang memenuhi syarat, lalu dimusyawarahkan kembali,” ujarnya.


‎Sementara itu, Lurah Josenan, Sigit Sudarto, mengakui adanya miskomunikasi dalam proses sosialisasi. Namun, ia menegaskan pemilihan lokasi telah melalui pertimbangan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎“Kelurahan hanya menyajikan data aset yang tersedia. Untuk lokasi harus memenuhi syarat, salah satunya tidak boleh digunakan untuk kegiatan kantor atau sekolah,” jelasnya.

‎Hingga kini, keputusan pembangunan KKMP di Lapangan Josenan masih dipending. Pemerintah dan DPRD akan kembali menggelar musyawarah lanjutan untuk mencari titik temu antara kepentingan program pusat dan aspirasi warga.

‎“Untuk sementara masih dipending, sambil menunggu hasil kajian dan musyawarah berikutnya,” pungkasnya.mdn

Baca juga: Pengibaran Bendera One Piece, Pemerintah Pro-Kontra

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru