SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Pasalnya, nantinya Bus Trans Jatim Malang Raya nantinya akan terintegrasi satu sama lain termasuk dengan Koridor I Malang Raya yang sudah beroperasi.
"Rencananya tahun ini, tapi kami masih menunggu fiskal. Dan nantinya saling terintegrasi antara masing-masing koridor," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono.
Baca juga: Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah
Lebih lanjut, Kabid Angkutan Darat Ainur Rofiq menyebut rute Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor II dan Koridor III masih belum final.
Baca juga: Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman
"Ini masih belum fixed ya, kalau untuk rencana awal Koridor II Bus Trans Jatim Malang Raya itu melewati kawasan Hamid Rusdi Malang, kemudian Arjosari, Karanglow sampai Kota Batu. Tapi ini belum final, kita masih berkomunikasi dengan Pemkab Malang, Pemkot Malang, dan Pemkot Batu," jelasnya.
Sementara itu, untuk Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor III rencananya dari Terminal Hamid Rusdi hingga ke kawasan Kepanjen. "Tapi detail lewat mana saja masih belum lengkap, nanti kami akan update termasuk koridor II dan koridor III apabila sudah final," ujarnya.
Baca juga: Jatim Teken Kerja Sama PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi di Surabaya Raya dan Malang Raya
Terpisah, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat juga setuju adanya rencana penambahan Bus Trans Jatim Malang Raya tersebut. Dirinya juga meyakini bahwa adanya bus Trans Jatim ini bisa menekan kemacetan serta mengurangi pergerakan kendaraan di wilayah Kota Malang. Dan saat ini, sudah ada sekitar 64 shelter dan halte yang disiapkan oleh Pemprov Jatim untuk wilayah Malang Raya. “Saya yakin ini bisa mengurangi kemacetan. Kami butuh moda transportasi ini dan alhamdulilah dihadirkan,” ucapnya. ml-04/dsy
Editor : Redaksi